Berita

PILGUB JATIM

Pilih Berkah, Cara Nahdlyin Perjuangkan Resolusi Jihad

MINGGU, 18 AGUSTUS 2013 | 14:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Halal bi halal dan konsolidasi pemenangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja (Berkah) di Kabupaten Lumajang di hadiri oleh Jurubicara Presiden era Gus Dur, Adhie Massardi, Minggu (18/8).

Dalam kesempatan tersebut Adhie Massardi berpesan bahwa sudah saatnya kaum Nahdliyin yang merupakan mayoritas warga Jawa Timur harus kembali kepada khittah perjuangan NU yang tertuang dalam Resolusi Jihad.

"Sejak Gus Dur dilengserkan dari kursi Pemerintahan, cita-cita kemerdekaan Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 45 dahulu yang didukung oleh tokoh-tokoh pejuang NU telah diubah ke arah liberal", demikian diungkap Adhie dalam membaca situasi kebangsaan saat ini.


"Dahulu Gus Dur tidak ingin pengelolaan negara kita diintervensi oleh kepentingan yang sebabkan kekayaan alam kita menjadi dikuasai oleh asing, UU menjadi menguntungkan kepentingan-kepentingan asing", ungkapnya lebih lanjut.

Adhie mengajak kaum Nahdliyin yang mayoritas di Jatim untuk kembali memperjuangan resolusi jihad NU dengan menempatkan warga NU sebagai pemimpin umat.

Pernyataan Adhie Massardi diamini oleh Gus Muh, Ketua PKB Lumajang. Katanya, PKB harus memenangkan Pasangan Berkah yang merupakan tokoh pejuang NU.

Sementara tokoh NU Kabupaten Lumajang, Gus Kahfi, menyampaikan pesan kepada PKB agar menjadi Partai Kesuksesan Berkah. Gus Kahfi juga berpesan kepada Kaum Nahdliyin di Lumajang dan sekitarnya agar melakukan hijrah dalam pilkadal ini dari pilihan-pilihanyang mengedepankan "fulus" menjadi pilihan-pilihan yang dilandasi oleh keiklasan. Sehingga umat memperoleh berkah dalam kehidupan bermasyarakat.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya