Berita

ilustrasi

Penemuan Ruangan Besar di Bawah Gunung Padang Disempurnakan

SABTU, 17 AGUSTUS 2013 | 21:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tepat di hari ulang tahun ke-68 Republik Indonesia, Tim Terpadu Riset Mandiri yang sedang meneliti situs megalitikum di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, menyampaikan sebuah pengumuman penting yang mengejutkan.
Tim yang digagas kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana semakin menyakini keberadaan chamber atau ruang besar di bawah permukaan situs megalitikum itu setelah melakukan uji tomografi baru-baru ini.

Tomografi adalah pencitraan yang tidak merusak untuk melihat penampang lintang sebuah objek, sehingga terlihat seperti diiris atau disayat dengan menggunakan gelombang seismic atau gempa buatan.

Tomografi sebenarnya bukan teknologi baru dan kemarin sore. Teknologi ini sudah digunakan dalam dunia kedokteran sejak lama, dan diaplikasikan pada CT Scan (Xray Tomography), MRI Imaging (NMR Tomography), dan PET (Positron Emission Imaging Tomograpy).

Tomografi sebenarnya bukan teknologi baru dan kemarin sore. Teknologi ini sudah digunakan dalam dunia kedokteran sejak lama, dan diaplikasikan pada CT Scan (Xray Tomography), MRI Imaging (NMR Tomography), dan PET (Positron Emission Imaging Tomograpy).

Metode ini juga disebutkan sangat sangat populer setelah Hounsfeld dan Cormack penemunya dianugerahi Nobel pada tahun 1979.

Hasil tomografi yang dilakukan di Gunung Padang menyempurnakan hasil penelitian yang dilakukan dengan metode geofisika lainnya seperti geolistrik, georadar dan geomagnet, serta pengebotan.

"Hasilnya ternyata sungguh luar biasa, menyempurnakan temuan yang sudah dilakukan dengan metode geofisika lainnya… yang memperlihatkan stratigrafi dan kekosongan ruang akibat tersedotnya sejumlah besar air. Kita akan tahu penampang lintang di bawah setiap line. Anomali bawah permukaan berupa rongga, perlapisan  bisa tercitrakan dengan baik," ujar jurubicara Tim Terpadu Riset Mandiri, Erick Rizky.

"Chamber yang selama ini menjadi perdebatan kini sudah menjadi kenyataan yang tak perlu diragukan lagi," sambungnya.

Pencitraan tomografi di Gunung PAdang dilakukan oleh tim geofisika yang dipimpin DR Bagus Endar. Tim ini merupakan tim yang cukup disegani di dunia eksplorasi dalam dan luar negeri. Selain DR Bagus Endar, tim ini juga didukung sejumlah pihak seperti WISFIR Lab dan Fisika Bumi-Rock Fluid Imaging Lab. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya