Berita

Politik

SUAP SKK MIGAS

ITB Minta Maaf Atas Kasus Rudi Rubiandini

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 | 16:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Civitas akademika Institut Teknologi Bandung prihatin dengan penangkapan Kepala SKK Migas non aktif Rudi Rubiandini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Rudi merupakan lulusan 1984 dan kini tercatat sebagai guru besar di ITB.

"ITB menyampaikan permohonan maaf yang mendalam pada masyarakat dan bangsa Indonesia atas kejadian yang memprihatinkan, menyedihkan serta sangat tidak kita harapan ini," ujar Rektor ITB Prof Akhmaloka kepada media di Ruang Rapim A Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Jumat (16/8).

Dia mengatakan sebagai institusi pendidikan yang menjungjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan kebaikan, ITB mendukung penuh upaya KPK dalam menegakan hukum sesuai dengan asas dan prosedur yang berlaku.


Prof Akhmaloka mengimbau seluruh civitas akademika ITB agar selalu berusaha menegakan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan dalam melaksanakan tugas dan amanah yang dibebankan, dimanapun dan kapanpun.

Seperti disiarkan javanews.com, Prof Akhmaloka menyampaikan rasa empati dan simpati kepada keluarga Rudi Rubiandini.

"Semoga Allah SWT menganugerahkan ketabahan dan kebijaksanaan kepada seluruh keluarga dalam menghadapi musibah ini," harapnya.

Rudi ditangkap KPK karena diduga menerima suap dari Simon G, eksekutif Kernel Oil, perusahaan trader minyak dan gas yang berkantor pusat di Singapura. Terkait penangkapan Rudi, KPK sudah menyita sekitar 1,2 juta dolar AS. Suap diduga karena Rudi menjanjikan pemenangan tender kepada Kernel Oil. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya