Berita

Sony Dwi Kuncoro

Olahraga

Kurang Konsentrasi, PBSI Evaluasi Sony Dwi & Simon

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 | 09:15 WIB

Kegagalan Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso yang harus terhenti di babak pertama Kejuaraan Dunia akan membuat PB PBSI melakukan evaluasi. Sony menyatakan bahwa dirinya bakal melakukan introspeksi diri.

Sebelumnya dia membidik prestasi yang tinggi karena ingin membuktikan bahwa kariernya belum habis. Tapi, rencana itu gagal total setelah dia kalah dua set dari pebulutangkis non unggulan asal Singapura, Derek Wong, 22-24, dan 16-21.

“Saya kurang konsentrasi di laga ini. Habis memukul bola, saya seperti blank dan hilang fokus. Saya kalah cepat dan sering kaget menerima pengembalian lawan. Tidak mengira kalau berlangsung seperti ini,” katanya.


“Saat-saat kritis di set pertama, malah banyak servis tanggung. Sementara lawan bisa mengantisipasi. Saya kecewa dan harus introspeksi diri serta memikirkan bagaimana selanjutnya,” beber Sony.

Sedangkan bagi Simon, Manajer Tim Indonesia, Rexy Mainaky mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi kondisinya. Simon tersingkir oleh wakil Taiwan, Hsu Jen Hao, di babak pertama dalam laga tiga set, 21-11, 14-21, dan 20-22.

“Sangat disayangkan, padahal dia punya kans besar untuk menang. Dia mengatakan ada pukulan yang masih dicoba-coba, tidak bisa seperti itu. Simon pengalamannya lebih dari Tommy dan Tommy bisa tampil lebih matang,” ungkap Rexy.

‘Kalau masalah lama tidak bertanding, Lin Dan juga begitu, tapi dia bisa. Simon juga pemain berpengalaman, dia juara di turnamen superseries premier, jadi tidak boleh hal begini dijadikan alasan. Akan ada evaluasi untuk Simon,” kata bekas pemain ganda nasional itu.

Kasubid Pelatnas Ricky Soebagdja juga menuturkan jika Simon tidak tampil serius pada laga itu. “Permainan Simon sangat monoton, banyak sekali melakukan kesalahan.

 Tidak seharusnya Simon kalah. Semangat juang Simon juga kurang. Tidak masalah cederanya, tapi memang penampilannya sangat underperform dan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk ke depannya,” katanya.

Sony (29) merupakan anggota klub Suryanaga Surabaya. Prestasi tertingginya saat ini adalah peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004, dan runner up Kejuaraan Dunia 2007.Sedang di ajang SEA Games dia pernah meraih medali emas tunggal putra pada 2005 dan 2007. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya