Berita

khofifah center

Nusantara

PILGUB JATIM

Mahfud MD: Ingin Pemimpin Amanah Pilih Berkah

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 | 18:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menganjurkan agar rakyat Jawa Timur memilih pemimpin yang benar, bukan karena uang atau iklan dalam Pilgub Jatim, 29 Agustus mendatang.

"Kalau mau cari pahala besar memilih itu yang benar, dan insyaallah Khofifah dan Herman adalah calon yang amanah," kata Mahfud, Kamis (15/8).

Mahfud menyampaikan hal itu saat hadir acara halal bihalal warga Nahdlatul Ulama (NU) Tuban di Gedung Tri Dharma, Jalan dr Soetomo Tuban. Selain Mahfud, acara juga dihadiri KH Salahuddin Wahid (pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang), Muhaimin Iskandar (ketua umum DPP PKB/Menakertrans), Abdul Halim Iskandar (ketua DPW PKB Jatim) dan Cawagub pasangan Khofifah Indar Parawansa, Herman Suryadi Sumawiredja.


Pemimpin amanah dibutuhkan, lanjut Mahfud, karena saat ini Indonesia sedang menangis lantaran persoalan yang menimpa dirinya. Kemiskinan dan ketidakadilan terjadi dimana-mana, begitu juga tata kelola negara sedang bermasalah besar.

"Dulu, para tokoh NU ikut mendirikan bangsa ini dengan perjuangan ijtihad pemikiran sampai pertaruhkan nyawa. Karena kini Indonesia tengah menangis, maka warga NU dipanggil untuk menyelamatkannya dari kehancuran," tutur Mahfud, seperti diteruskan tim Khofifah Center kepada redaksi.

Pilihan Mahfud untuk mendukung Khofifah juga tidak asal memilih tapi didasarkan pada back-ground ketua umum PP Muslimat NU tersebut.

"Referensi saya, Khofifah adalah teman sejawat saya bersama Cak Imin (Muhaimin Iskandar). Catatan politiknya sangat bersih ketika menjadi anggota DPR RI dan menteri. Sikapnya terhadap NU juga sangat jelas," katanya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya