Berita

POLEMIK SIDANG ISBAT

Denny JA Diingatkan dengan Ayat Al Quran

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 | 01:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA diingatkan untuk tidak sibuk mempermasalahkan sidang isbat penentuan tanggal 1 Syawal yang dipimpin Menteri Agama.

"Sebaiknya, semua bekerja dan berkomentar dengan kapasitas masing-masing. I'maluu ala makaanaitikum inni aamil," ujar Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Majalengka, KH. Maman Imanulhaq mengutip Quran surat Al An'am ayat 135.

Kyai Maman, begitu ia biasa dipanggil, mengatakan bahwa sidang isbat tetap perlu diadakan. Ada banyak manfaat yang bisa dipetik dari sidang isbat. Selain kehati-hatian dalam ibadah dan menjalin ukhuwah, sidang isbat juga mengandung nilai menjaga kewibawaan negara (pemerintah) dalam meminimalisasi perpecahaan.


"Tentu, saya tidak setuju dengan dana (isbat) yang begitu fantasis, pemborosan! Tapi, coba kalau semua ormas tetap melakukan rukyah dengan keyakinan masing-masing lalu pemerintah lewat Menag memfasilitasi semua," katanya kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (14/8).

Tokoh muda NU itu tekankan, dalam sidang isbat Negara hanya berperan sebagai fasilitator dan mengumumkan hasil rukyah masing-masing ormas. Jadi, dalam hal ini, tidak ada ketetapan khusus dari pemerintah.

Denny JA sebelumnya mengatakan tahun depan tidak perlu lagi dilakukan sidang isbat penentuan 1 Syawal. Menurut dia, sidang isbat yang dibiayai uang pajak yang dibayar rakyat itu memperlihatkan kepada dunia internasional seolah-olah umat Muslim Indonesia bodoh. Semestinya di jaman serba canggih seperti sekarang, tanggal 1 Syawal dapat ditentukan jauh-jauh hari.

Masyarakat luas, menurut Denny JA, pada dasarnya menunggu kepastian dari kaum ulama dan cendekia untuk berijtihad mencari kepastian tentang waktu Lebaran sehingga tak perlu menunggu sidang isbat maghrib di H-1. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya