Berita

FOTO:NET

Olahraga

Pemilik Kios Blok G Sewakan Kiosnya Bisa Dipidana

RABU, 14 AGUSTUS 2013 | 19:04 WIB | LAPORAN:

Proses verifikasi pedagang kaki lima (PKL) yang mendaftar untuk menempati kios blok G Pasar Tanah Abang, masih berlanjut hingga 16 Agustus 2013 mendatang.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKMP) DKI, Ratnaningsih menegaskan bahwa pihaknya tidak segan-segan menindak tegas PKL yang telah mendaftar dan mendapatkan kios, tetapi menyewakannya pada pihak lain.

"Itu kena pidana. Enggak boleh. Pokoknya kalau disewakan kembali, kita laporkan," kata Ratna, ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (14/8).


Ratna menjelaskan, tindak pidana diberikan kepada pedagang karena sesuai dengan isi perjanjian yang ditandatangani oleh PKL sendiri. Perjanjian tertulis itu berlaku bagi PKL yang memiliki kios di blok maupun pasar lain, namun ingin memiliki kios di Blog G juga.

Ratna mengatakan, hingga saat ini ada beberapa PKL yang mengaku namanya tidak terdatar dalam 941 nama-nama yang berhasil dikumpulkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Ratna prediksi, ada dua kemungkinan itu bisa terjadi. Pertama, ada kesalahan pada tim verifikasi. Dan kedua, PKL mendaftar pada oknum tertentu yang tidak resmi. Untuk itu, Ratna akan segera menyelesaikan masalah pedagang yang sudah selesai mendaftar. Baru kemudian menyelesaikan permasalahan lainnya.

"Setelah itu kita lakukan pembinaan. Seperti pedagang mukena didekatkan dengan pedagang tasik (musiman), atau dibantu permodalannya. Itu akan kita atur dalam kemitraan," demikian Ratna.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya