Berita

JOKO WIDODO/NET

Olahraga

Jokowi Target PKL Tempati Kios Blok G Rabu Mendatang

RABU, 14 AGUSTUS 2013 | 18:54 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo berharap pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang sudah bisa menempati kios-kios yang disiapkan oleh Pemprov DKI pada Rabu (21/8) mendatang.

Pasalnya, proses perbaikan Blo G masih dalam tahap perbaikan pintu gerbang, pengecatan dinding kios dan lain sebagainya.

"Minggu ini rampung, nanti Senin sudah mulai pengundian, kita harapkan Rabu sudah masuk lah," ujar mantan Walikota Solo ini di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (13/8).


Saat ini, lanjutnya, pihaknya sedang menverifikasi PKL yang berhak menempati kios di Blok G. Jokowi berharap pedagang yang menempati kios-kios tersebut  benar-benar asli PKL Tanah Abang yang terkena penggusuran pada Minggu (11/8) kemarin.

"Kita ada data pedagang lama yang sudah bertahun-tahun berdagang di situ," ujarnya.

Jokowi katakan, Pemprov DKI tidak akan memberi perhatian khusus bagi pedagang yang sebelumya pernah menempati Blok G namun kemudian meninggalkan kiosnya dalam jangka waktu yang lama tanpa membayar uang sewa. Untuk bisa menempati kiosnya yang lalu, Jokowi imbau PKL tersebut untuk mendaftar ulang kembali.

"Saya mau tanya, kalau kita beli mobil, mobilnya belum bayar lunas, ngeredit, terus kemudian dia lari, kreditnya nggak dibayar lagi, boleh nggak itu? Ya dianggap sudah ga bener dong, ditarik dong kiosnya, ditarik dong mobilnya," kata Jokowi mencontohkan.

Jokowi yakin, kios di Blok G pasti cukup menampung seluruh PKL yang sebelumnya berdagang di bahu jalan. Sebab disitu terdapat sekitar 1.100 unit kios yang disediakan oleh Pemprov DKI. Hingga saat ini sudah ada  941 PKL yang mendaftarkan diri. Baru 285 di antaranya dinyatakan lolos verifikasi. Sisanya akan diverifikasi hingga 16 Agustus 2013 mendatang.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya