Berita

FOTO:NET

Olahraga

Renovasi Blok G Telan Biaya Rp 3 Miliar

RABU, 14 AGUSTUS 2013 | 16:39 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menjelaskan, konsep pembangunan blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat nantinya menyerupai gedung blok A dan blok B.

Karena itu, dia berharap seluruh kawasan Pasar Tanah Abang harus aman dari tindak kriminal sehingga mampu menarik turis berbelanja disitu.  

"Nanti kalau turis datang ke Indonesia, Jakarta pengen beli barang-barang retail atau grosir pasti ke Tanah Abang. Makanya Tanah Abang itu harus aman, tidak ada tukang palak. Jadi semua itu tidak boleh ada lagi," ujarnya kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (14/8).


Ahok menyebut, untuk bisa menyamai blok A dan blok B, pembangunan blok G membutuhkan biaya berkisar Rp 2 miliar-Rp 3 miliar. Seluruh biaya tersebut akan ditanggung PD Pasar Jaya. Ahok tidak menampik PD Pasar Jaya selaku BUMD DKI juga mencari keuntungan, tapi tentunya diperoleh secara wajar. Untuk itu, pihaknya akan menerapkan sistem pembayaran cicilan sewa kios per hari kepada pedagang. Sistem ini mulai berlaku setelah sewa gratis enam bulan.

"Kita ingin cicilannya perhari, tidak perlu ada per minggu atau per bulan," ujarnya.

Lebih lanjut ia katakan telah memerintahkan walikota Jakarta Pusat untuk segera menangani seluruh permasalahan di Tanah Abang. Dengan begitu, semua target yang direncanakan dapat berjalan secara simultan.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya