Berita

jero wacik/net

Politik

SBY Lalai, Jero Wacik Harus Segera Dipecat

RABU, 14 AGUSTUS 2013 | 14:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kasus dugaan suap Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini bisa menyangkut pada kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Selain itu, bisa pula menyasar pada aktivitas pengumpulan dana partai politik jelang Pemilu 2014.

"Karena itu, diharapkan profesionalitas dan independensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Harus rakyat kawal, penangkapan Rudi ini hadiah Lebaran dari KPK untuk rakyat. Mudah-mudahan ada tangkapan lebih besar," kata Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRRES) Marwan Batubara, kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (14/8).

Marwan yakin, bukan cuma PT Kernel Oil Pte Ltd (PT KOPL Indonesia) yang bermain curang dalam industri migas Indonesia. Suap menyuap dalam industri migas nasional, tambahnya, dialakoni banyak pelaku dan saat ini mereka pasti sedang kasak kusuk cari aman karena kuatir Rudi "bernyanyi" dalam penyelidikan.


Dalam konteks inilah ia berharap KPK menjamin dirinya bebas intervensi dalam pengusutan kasus Rudi.

Lebih jauh, Marwan menilai ada kesalahan besar yang tampak disengaja pemerintahan SBY terkait keberadaan SKK Migas. Sejarahnya terbentuknya SKK adalah setelah Mahkamah Konstitusi memerintahkan pembubaran BP Migas karena tidak kehadirannya tak sesuai konstitusi.  

Jika pemerintah sudah tahu bahwa BP Migas melanggar konstitusi, semestinya pemerintah dan DPR mengupayakan membentuk penggantinya yang tidak kembali mengulang kegiatan yang dilakukan BP Migas.

Marwan menunjuk Peraturan Presiden No 9 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Januari 2013.

Lucunya, dalam Perpres itu diatur bahwa SKK Migas mempunyai komisi pengawas. Komisi Pengawas bertugas memberikan persetujuan terhadap usulan kebijakan strategis dan rencana kerja SKK Migas dalam rangka penyelenggaraan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi. Komisi ini juga berwenang mempertimbangkan usulan pengangkatan dan pemberhentian Kepala SKK Migas, dan memberi persetujuan pengangkatan dan pemberhentian pimpinan SKK Migas selain Kepala SKK Migas.

Yang jadi Ketua Komisi Pengawas adalah Menteri ESDM Jero Wacik. Anggota Komisi Pengawas isinya eksekutif semua mulai dari  wakil ketua adalah Wakil Menkeu bidang urusan anggaran negara, dengan dua anggota yakni Kepala BKPM dan Wakil Menteri ESDM.

"Bagaimana kita mau lakukan pengawasan optimal kalau pemerintah mengawasi dirinya sendiri? Dari sini terlihat SBY tidak serius menjalankan tugas kenegaraan. Sekarang sudah terbukti SKK korup dan seharusnya saat ini juga SBY pecat Jero Wacik," tegas Marwan.

SKK yang adalah lembaga sementara yang bisa dilanjutkan dengan catatan Perpres pembentukannya diperbaiki. Tegasnya, pengawas SKK Migas harus berasal dari luar, dan ada keterlibatan Pertamina.

"Kalau Rudi terbukti bersalah, selanjutnya harus dipilih orang yang amanah dan profesional tak terbatas dari dalam birokrasi. Dia harus diakui secara internasional, bukan kepanjangan tangan partai," tandasnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya