Berita

Olahraga

PKL Tanah Abang Dikasih Tempat Jualan, Pedagang Kambing Juga Dong

SELASA, 13 AGUSTUS 2013 | 10:22 WIB | LAPORAN:

Rencana Pemprov DKI Jakarta merelokasi Rumah Potong Hewan (RTH) kambing yang berada di Pasar Kebon Jati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menuai kritikan.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD DKI Jakarta, Matnoor mengatakan, tempat pemotongan kambing di Pasar Tanah Abang sudah ada jauh sebelum dibangun gedung-gedung bertingkat di area tersebut. Lanjut politisi Kebon Sirih ini, seharusnya Pemprov juga memberikan solusi terhadap para pedagang kambing agar lokasi mereka berjualan tidak jauh dari tempat tinggalnya.

"Kalau PKL dibongkar terus dikasih tempat untuk berjualan, ya pasar kambing dibongkar seharusnya dikasih tempat juga lah. Apalagi mereka bukan warga jauh, tapi adalah warga Tanah Abang," kritiknya.


Sejatinya, ia sangat mengapresiasi langkah Pemprov DKI menata kawasan Tanah Abang menjadi lebih baik dan indah. Apalagi ini merupakan solusi mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

"Cari solusi dulu dong, baru bongkar. Saya sih meminta pemerintah berlaku adil dengan memberikan hak yang sama kepada para pedagang - pedagang yang lain yang sudah lama mencari makan di Tanah Abang," pintanya.

Paska pembongkaran lapak para pedagang kambing pada hari Minggu (11/8) kemarin, kini mereka terpaksa berjualan di sepanjang trotoar jalan dekat lokasi proyek Tanah Abang. Para pedagang bingung karena Pemprov belum memberikan tempat yang pasti.

Sementara itu Dedi, salah seorang pedagang kambing di Pasar Kebon Jati mengaku keberatan dengan rencana Pemprov merelokasi tempat berdagang mereka selama ini. Apalagi jika lokasinya jauh dari tempat tinggal.  

"Tanah Abang dari dulu sudah terkenal dengan pasar kambingnya, sejarahnya jangan di hapus dong! Karena itu kami tidak mau pindah sebulum ada tempat lain yang lokasinya tidak jauh dari sini," tegas Dedi.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya