Berita

bambang soesatyo/net

Politik

Bamsoet Antisipasi Parsel Lebaran Jadi Amunisi Lawan

SENIN, 12 AGUSTUS 2013 | 15:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo menyerahkan penerimaan gratifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini.

"Sebenarnya niat untuk mengembalikan penerimaan sejumlah parsel dari handaitolan dan para kolega sebelum jatuh hari raya lebaran kemarin. Namun karena KPK keburu libur jadinya tertunda. Baru hari ini bisa dilaksanakan," ujar Bamsoet, demikian Bambang Soesatyo disapa, dalam keterangan elektronik yang diterima redaksi, sesaat lalu, Senin (12/8).

Politisi Partai Golkar itu mengaku lega dan terbebas dari beban dengan pengembalian parsel lebaran yang dapat dikatagorikan sebagai gratifikasi tersebut. Parsel termasuk gratifikasi karena jenis dan bentuknya beragam serta bernilai rata-rata lebih dari 1 juta rupiah.


"Siapapun tahu dalam politik, apalagi menjelang pemilu pasti akan ada upaya-upaya untuk menjatuhkan lawan. Dan saya tidak ingin hal tersebut dijadikan amunisi lawan politik," katanya.

"Selain itu, yang utama dan penting adalah saya ingin mendorong kawan-kawan sesama anggota DPR agar melakukan hal yang sama sebagai contoh bagi masyarakat dan untuk menghindari fitnah politik," sambung Bamsoet.

Sekedara catatan, aturan mengenai penerimaan gratifikasi tertuang dalam Pasal 12B Undang-undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam pasal itu disebutkan, penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji yang diduga berkaitan dengan jabatannya wajib melaporkannya ke KPK. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya