Berita

stephanie banister/net

Dunia

Caleg Ngaco Sebut Islam sebagai Negara dan Yahudi Mengikuti Yesus Kristus

SENIN, 12 AGUSTUS 2013 | 09:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wanita muda berusia 27 tahun ini terpaksa mengubur keinginan menjadi anggota parlemen. Stephanie Banister, demikian nama wanita itu, mengincar kursi wakil rakyat di Rankin, Queensland, Australia.

Dalam interview di 7News yang berafiliasi dengan CNN, Stephanie Banister mengeluarkan sejumlah pernyataan ngaco, termasuk tentang Islam yang disebutnya sebagai sebuah negara.

"Saya tidak menentang Islam sebagai sebuah negara. Tetapi saya kira hukum mereka seharusnya tidak diterima disini, di Australia," ujarnya.


Dia melanjutkan, kurang dari 2 persen orang Australia yang mengikuti haram."

Tidak jelas apakah yang dimaksudnya dengan haram adalah kitab suci Al Quran, atau aturan yang melarang sebuah perbuatan.

Tidak hanya soal Islam, Stephanie juga ngaco tentang Yahudi dan Kristen. Ia menggabungkan kedua agama itu.

"Yahudi tidak di bawah haram. Mereka memiliki agama mereka sendiri yang mengikuti Yesus Kristus," ujarnya.

Pernyataan blunder Stephanie tidak hanya soal agama. Dia mengatakan bahwa skema nasional mengenai penyandang disabilitas sudah berlaku efektif. Padahal, skema itu baru akan berlaku di tahun 2016.

Stephanie Banister adalah kandidat dari Partai Satu Bangsa yang dikenal sebagai penentang imigrasi. Interviewnya di 7News membuatnya menjadi bulan-bulanan, bahkan mendapatkan julukan "Sarah Palin dari Australia."

Tidak dijelaskan kapan interview itu disiarkan.

Hari Sabtu kemarin (10/8) ibu dua anak itu mengumumkan pengunduran diri dari pemilihan umum. Dia mengatakan keluarganya mendapatkan ancaman karena pernyataan-pernyataannya itu. Kampanye Stephanie Banister hanya bertahan 48 jam. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya