Berita

Och Chan Yopaat/net

100 Tahun Diabaikan, Misteri Piramida Guatemala Mulai Terkuak

SABTU, 10 AGUSTUS 2013 | 00:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ditemukan pada 1911, baru bulan lalu arkeolog menemukan pesan yang tersembunyi di balik pahatan-pahatan dinding piramida Holmul di Guatemala. Piramida ini merupakan bagian dari peradaban Maya kuno yang berkembang antara abad ke-9 SM hingga abad ke-9 M di Amerika Tengah.

Salah satu kalimat yang ditemukan berbunyi: "Dewa Badai Memasuki Langit."

Menurut arkeolog dari Universitas Tulane dan Universitas Boston, Francisco Estrada-Belli, kalimat itu adalah terjemahan dari Och Chan Yopaat, nama salah seorang penguasa Maya kuno. Di salah satu dinding piramida itu sang Och Chan Yopaat atau Dewa Badai terlihat duduk dengan kaki bersila. Diduga berasal dari tahun 590 M, pahatan itu memberikan petunjuk penting mengenai pergeseran kekuasaan di saat kelompok-kelompok suku Maya bertarung dengan sesama mereka di masa itu.


Estrada-Belli yang memimpin penelitian adalah seorang putra Guatemala yang besar di Italia. Ketertarikannya pada peninggalan peradaban Maya muncul ketika ia mengunjungi Tikal, situs arkeologi utama peradaban Maya, pada usia 7 tahun. Sejak saat itu ia tergila-gila pada peradaban Maya dan melahap buku-buku arkeologi.

Tahun 2000 setelah menggondol gelar doktor, Estrada-Belli membuka sebuah kasus arkeologi tua yang sudah lama tak diungkit-ungkit para peneliti. Peninggalan Holmul yang ditelitinya ditemukan arkeolog dari Universitas Harvard, Raymond Merwin, pada 1911. Tetapi sejak saat itu pula peninggalan tersebut diabaikan dan tak pernah disentuh para peneliti.

Dengan bantuan National Geographic Society, Estrada-Belli memulai eskavasi di situs Holmul.

Tahun lalu ia dan tim yang dipimpinnya menemukan sebuah kuburan dengan tulang belulang lelaki dewasa di dalamnya. Gigi yang ditemukan di dalam kuburan mengandung giok. Selain tulang belulang juga ditemukan 32 keramik yang kemungkinan merupakan petunjuk siginifikan mengenai status mayat yang dikuburkan di dalamnya di dalam masyarakat. Mungkin sekali ia adalah pemimpin masyarakat di masa hidupnya.

Estrada-Belli juga telah mendirikan Inisiatif Arkeologi Maya untuk melindungi situs Holmul dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Lembaga ini juga memastikan bahwa semua peninggalan di piramida itu aman dan tersedia untuk penelitian berikutnya di masa yang akan datang. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya