Berita

Titiek Soeharto/net

Spekulasi Aburizal Bakrie Gandeng Mantan Istri Prabowo Menguat

RABU, 07 AGUSTUS 2013 | 20:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bahwa dirinya akan menjalankan model pembangunan ala Orde Baru yang didasarkan pada stabilitas politik dan keamanan memperkuat dugaan bahwa dirinya akan menggandeng putri keempat Soeharto, Siti Hediati Hariyadi, dalam pemilihan presiden tahun depan.

Usai mengunjungi PB Nahdlatul Ulama siang tadi (Rabu, 7/8), Ical mengatakan apabila memenangkan pemiliu 2014 dirinya akan mengadopsi trilogi pembangunan Orde Baru yang selanjutnya akan dimasukkan ke dalam kitab resume Indonesia 2045 yang sedang dipersiapkan.

Spekulasi duet Ical dan Titiek Soeharto yang juga mantan istri Prabowo Subianto itu sudah beredar di kalangan politisi beberapa waktu belakangan ini.


Sejauh ini Keluarga Cendana belum memperlihatkan sikap berkaitan dengan kompetisi politik tahun depan. Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, putri sulung Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana, terlihat tak antusias mengomentari Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang belakangan ini kerap disebut berada pada posisi puncak popularitas dan elektabilitas sebagai calon presiden.

Informasi lain yang juga beredar mengatakan, pada saatnya nanti keluarga Cendana akan mempertegas jarak yang memisahkan keluarga Cendana dan Prabowo Subianto.

Titiek Soeharto yang lahir di Semarang pada April 1959 menikah dengan Prabowo Subianto pada Mei 1983. Tidak ada catatan pasti kapan pernikahan keduanya berakhir. Prabowo dan Titiek dikaruniai seorang putra, Didiet Prabowo.

Titiek Soeharto saat ini merupakan salah seorang calon anggota legislatif dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan di Jogjakarta. Titiek menempatai nomor urut 1 menggantikan kader senior Golkar yang juga Ketua DPD Golkar di Jogjakarta, Gandung Pardiman. Titiek juga merupakan salah seorang pemegang saham stasiun televisi SCTV.

Sementara kalangan menilai sangat wajar apabila Ical pada akhirnya menggandeng Titiek Soeharto, mengingat keluarga Soeharto ikut membesarkan partai itu. Pada masa jayanya, Soeharto adalah Ketua Dewan Pembina Golkar. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya