Berita

as hikam/net

Nusantara

PILGUB JATIM

PKB Imin Sedang Pamer 'Politik Kanibal'

RABU, 07 AGUSTUS 2013 | 09:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengamat politik AS Hikam menilai perpecahan atas dukungan calon gubernur dan wakil gubernur Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja (Berkah) di kubu Partai Kebangkitan Bangsa menjadi bukti kesekian kali bahwa PKB di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar benar-benar tak bisa dipercaya.

Bagaimana mungkin pasangan Berkah akan mampu mengungguli pasangan incumbent Soekarwo-Syaifullah Yusuf (Karsa) jika dua unsur DPP PKB pecah; Dewan Syuro mendukung Karsa, Dewan Tanfidz mendukung Berkah.

"Orang bisa saja menuding PKB Imin sengaja menggunakan strategi dua kaki, supaya tetap untung siapapun yang unggul. Namanya juga politik, hipokrisi pun dianggap 'strategi'," kata Hikam dalam jejaring sosial miliknya, mashikam.com.
 

 
Menurut doktor ilmu politik dari University of Hawaii at Manoa (UHM) itu, analisis lain dari perpecahan dukungan tersebut jadi bukti bahwa partai besutan almarhum Gus Dur itu sudah begitu amburadul, sehingga untuk mendukung pasangan cagub saja tidak becus. Antara yang Kyai dan non Kyai sudah tidak bisa dibedakan cara berpolitiknya, masing-masing berorientasi pada kepentingan pribadi dan menafikan akhlaqul karimah.

Mana yang benar dari dua cara pandang tersebut bisa diperdebatkan. Yang tak bisa dibantah kata Hikam, adalah fakta bahwa antara Dewan Tanfidz dan Dewan Syuro tidak satu suara, dan yang kasihan pastinya adalah pasangan Berkah. Karena kendati sudah lolos menjadi peserta Pemilukada Jatim, tetapi lalu "dihabisi" dari dalam oleh partai pengusungnya sendiri.

"PKB Imin sedang memamerkan jenis politik baru kepada rakyat Indonesia: yaitu 'politik kanibal'," demikian Hikam.

Kepastian Dewan Syuro PKB mendukung pasangan Karsa daripada memilih Khofifah-Herman disampaikan Ketua Dewan Syuro PKB, KH Abdul Aziz Mansyur. Menurut pengasuh pondok pesantren Tarbiyatun Nashi’in, Pacul Gowang, Jombang ini dirinya bersama komponen Dewan Syuro di tingkat DPP PKB hingga di daerah sudah sepakat untuk mendukung Karsa.

Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jatim, KH. Abdul Salam Mujib, mengatakan hal yang sama. Menurut dia Dewan Syuro PKB Jatim masih tetap mendukung Karsa dengan alasan karena belum ada komunikasi antara DPP PKB dengan Dewan Syuro PKB termasuk dengan cagub dan cawagub Jatim yang diusung PKB. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya