Berita

khofifah i parawansa/rmol

PILGUB JATIM

Gerakan Seribu Berkah Siap Menangkan Khofifah

SELASA, 06 AGUSTUS 2013 | 16:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Lolosnya Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur Jawa Timur disambut gembira oleh para pendukungnya di berbagai daerah. Di Jember, pendukung Khofifah yang terdiri dari berbagai elemen di Nahdlatul Ulama (NU), bahkan langsung membentuk Gerakan Seribu (Gebu) Berkah untuk memenangkan Khofifah.

"Gerakan ini sebenarnya sudah muncul sejak lama sebelum adanya kasus Khofifah dijegal. Gebu Berkah terdiri dari kader muda NU yang tidak masuk dalam struktur badan otonom NU manapun," kata Sekretaris Gebu Berkah, Zaenal Anshori, dalam pesan elektroniknya, Selasa (6/8).

Zaenal mengatakan pihaknya telah menggalang dukungan dari masyarakat untuk berjuang bersama Khofofah-Herman (Bekah). Salah satu gerakan yang telah dilakukan adalah menggalang dana mulai dari mata uang pecahan seribu rupiah. Ia mengatakan, setelah Khofifah-Herman dinyatakan lolos, masyarakat lebih antusias mengikuti pilgub Jatim.


"Sekarang sudah jelas pasangan Berkah sudah masuk sebagai bacagub pilgub Jatim. Gebu Berkah akan menggalang dukungan masyarakat untuk memenangkan pasangan Berkah," tandasnya.

Lebih lanjut, ia meyakini, jika terpilih sebagai gubernur, Khofifah akan mampu mewujudkan Jawa Timur makmur. Untuk itu, ia bersama para relawan akan berjuang sekuat tenaga agar Khofifah-Herman menang dan dilantik.

"Kita akan menciptakan wadah bahwa kami yang membantu Berkah dengan menggalang dana mulai dari mata uang pecahan seribu rupiah. Untuk tahap awal kita akan bergerak di wilayah Tapal Kuda, yaitu Jember, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi dan Situbondo hingga Probolinggo. Harapan kami Gebu Berkah bisa ada di setiap kecamatan dan kabupten di Jatim. Ini untuk mempertahankan dan menjaga agar perolehan suara Berkah agar dijaga dan diawasi," jelasnya.

Dikatakannya, pada pilgub Jatim 2008 lalu, Khofifah yang saat itu berpasangan dengan Mudjiono sebenarnya menang. Namun, karena banyaknya rekayasa, Khofifah akhirnya kalah.

"Pilgub lalu bukanlah kekalahan, namun keteledoran dari tim untuk mengawasi perolehan suara dan sistem yang tidak mendukung," tandasnya.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya