Berita

Politik

KPU Jangan Ragu Tunda Pengumuman DPT

MINGGU, 04 AGUSTUS 2013 | 19:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengamat politik Mulyana W Kusumah mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak perlu ragu untuk menunda pengumuman daftar pemilih tetap sesuai jadwal, yakni 21 September 2013, terkait masalah akurasi data.

"Akurasi daftar pemilih adalah salah satu parameter utama dalam menilai terpenuhi atau tidaknya pemilu demokratis," kata dia, Minggu (4/8).

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, mantan Komisioner KPU itu mengatakan masalah akurasi DPS menjadi persoalan klasik yang tak kunjung memperoleh solusi memuaskan. Ditambah, kritik-kritik terhadap kualitas dan akurasi DPS terus mengemuka, seperti temuan LP3ES yang mengungkapkan antara lain di Jateng, Pantarlih tidak mencoret 50,4 persen pemilih di bawah 14 tahun, juga tidak mencoret 13,7 persen pemilih meninggal dunia, dan masih ada ghost voters 11 persen.


"Pemilih luar negeri juga masih banyak yang belum terdaftar, KPU baru mencatat sekitar 2.160.253 sementara sumber data lain seperti Migrant Care mencatat TKI yang tersebar saja mencapai 6,5 juta," tambahnya.

Untuk mengatasi persoalan DPT, katanya, Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu meningkatkan koordinasi. Intensitas koordinasi tersebut harus lebih ditingkatkan mulai dari tindak lanjut atas sumber data pemilih yakni data agregat kependudukan ke kecamatan atau data penduduk pemilih potensial.

Ia juga berujar sikap pemilih yang belum terdorong untuk mengecek DPS menjadikan salah satu urgensi jajaran KPUD untuk melakukan sosialisasi yang lebih intensif.

"Dalam waktu tersisa sampai tanggal 15 Agustus, KPU perlu mengerahkan segenap jajarannya untuk melakukan perbaikan berdasarkan usulan-usulan dari kalangan DPR, parpol dan LSM," tandasnya. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya