Berita

dada rosada/net

KPK Kembali Periksa Dada Rosada

JUMAT, 02 AGUSTUS 2013 | 10:30 WIB | LAPORAN:

. Hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pemberian hadiah terkait dana Bantuan Sosial di Pemerintahan Kota Bandung. KPK pun terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi terkait kasus tersebut.

Hari ini (Jumat, 2/8), KPK memanggil Dada Rosada untuk menjalani pemeriksaan. Dada akan dimintai keterangan sebagai saksi atas keterkaitannya dalam kasus ini. Dada yang mengenakan kemeja lengan panjang abu-abu bergaris ini tiba di gedung KPK pada pukul 10.10 tadi.

"Dada akan diperiksa sebagai saksi," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi (02/08)


Walaupun sudah dikerumuni dan ditanyai oleh awak media, sebagaimana sebelumnya, Dada Rosada lebih memilih untuk tidak berkomentar.

"Awas kaca. Awas kaca," ujar Dada sebelum memasuki lobby KPK.

Selain Dada, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi yang juga telah ditetapkan menjadi tersangka. Edi Siswadi juga akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini.

KPK juga akan memeriksa tiga orang saksi lainnya yakni Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Iming Ahmad, direktur Utama PDAM Kota Bandung Pian Sopian, dan Kepala Dinas Tata Ruang dan Pengairan Kota Bandung. [ysa]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya