Berita

foto: net

PILPRES 2014

Sudah Tepat Buruh Dukung Jumhur Hidayat

KAMIS, 01 AGUSTUS 2013 | 20:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum DPP Aliansi Nasionalis Indonesia (ANINDO), Edwin H Soekawati, menilai deklarasi kaum buruh di beberapa wilayah di Indonesia mendukung Jumhur Hidayat pada Pilpres 2014 sudah tepat. Dengan begitu, kaum buruh mempunyai kekuatan bargaining power.

"Dukungan itu sudah tepat. Dia itu tokoh muda dengan track record yang baik. Sebagai mantan aktivitis, Jumhur Hidayat dikenal dekat dengan rakyat dan sering membela kepentingan kaum buruh," kata Edwin di sela acara diskusi dan buka puasa Aliansi Nasionalis Indonesia bertajuk, "Menyoroti Aspirasi Kaum Buruh dan Agenda Kerakyatan Dalam Pilpres 2014", di Kantor DPP ANINDO Jalan Tebet Raya Jakarta Selatan, Kamis (1/8).

Dikatakan Edwin, kaum buruh adalah salah satu kekuatan real politik presure. Dengan dukungan kekuatan tersebut, Jumhur Hidayat diharapkan mampu memberikan perubahan kesejsahteraan bagi rakyat.


"Tahun 2010 lalu kemenangan SBY salah satunya didukung oleh buruh. Sebab solidaritas buruh sangat kuat dan tidak dimiliki oleh partai partai," bebernya.

Lebih lanjut Ediwin mengatakan kaum buruh menginginkan seorang pemimpin yang sesuai dengan aspirasi mereka. Dengan dukungan penuh kepada Jumhur pada Pilpres 2014 nanti, kaum buruh mempunyai kekuatan bargaining power.

"Organisasi buruh itu lebih efektif dan konsisten yang tidak dimiliki oleh kader-kader partai politik. Aspirasi kekuatan besar itu harus diperhatikan dan diakomodir agar menjadi kenyataan," pungkas dia. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya