Berita

jokowi-rizal ramli/net

PILPRES 2014

Jokowi-RR Duet Mahal dan Menarik

RABU, 31 JULI 2013 | 03:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Banyak kalangan mendorong agar DR. Rizal Ramli maju sebagai calon presiden pada pemilu 2014. Konsistensi mengusung perubahan dan mewujudkan ekonomi kerakyatan dinilai sebagai modal penting yang dimiliki Rizal Ramli untuk melanjutkan kepemimpinan nasional dan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Rizal Ramli punya ide perubahan yang jelas. Dialah capres alternatif karena memang istilah ini selalu mengacu pada figur baru dan ide pembaruan," ujar pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens, kepada Rakyat Merdeka Online, belum lama ini.

Ada beberapa tokoh yang mengaku atau dicitrakan sebagai capres alternatif. Tetapi pengakuan tersebut hanyalah untuk pencitraan semata yang terasa hambar karena sejatinya si tokoh sangat asing dengan ide pembaruan. Berbeda dengan Rizal Ramli, kata Boni, ekonom senior yang akrab disapa RR itu benar-benar punya ide perubahan dan sangat konsisten dengan konsep ekonomi kerakyatan. Tidak hanya sekedar wacana, dia telah membuktikannya saat mengisi sejumlah jabatan di pemerintahan, antara lain Kepala Bulog, Menko Perekonomian, dan Menkeu di era Pemerintahan Abdurrahman Wahid.


"Figur lain yang layak disebut capres alternatif adalah Jokowi. Sama seperti Rizal Ramli, Jokowi punya ide perubahan yang jelas," tutur Boni.

Lebih lanjut kandidat doktor di sebuah universitas di Jerman itu menilai Jokowi dan RR benar-benar jadi pasangan alternatif bila keduanya maju bersama di Pilpres. Jokowi jadi capres, RR jadi cawapres atau bisa juga sebaliknya. Selain karena alasan integritas, kapasitas, kapabilitas dan moralitas, pasangan ini alternatif karena muncul di luar mainstream. Mainstream yang ada sekarang capres melulu mengacu pada sosok Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Wiranto, atau Aburizal Bakrie. Meski Jokowi kader PDIP, katanya, dia disebut di luar mainstream karena bukan penentu dalam partai.

"Jokowi-Rizal Ramli atau sebaliknya, merupakan pasangan capres-cawapres yang mahal dan menarik. Keduanya muncul dengan kekhasan. Jokowi dengan karakter Jawa dan penampilan politiknya yang populis, sementara Rizal Ramli dengan ide perubahan dan konsep ekonomi kerakyatannya," tandas Boni.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya