Berita

Jesus Soto Karass

Olahraga

Karass Akhiri Masa Paceklik

Kalahkan Andre Berto
SENIN, 29 JULI 2013 | 08:38 WIB

Veteran kelas welter, Jesus Soto Karass mampu mengakhiri perlawanan Andre Berto dengan kemenangan TKO. Dengan demikian, Karass berhak atas sabuk NABF yang lowong.

Karass yang naik ke ring tinju dengan modal lima kali kekalahan dari delapan pertarungan terakhir baru bisa merobohkan Berto di 48 detik sebelum berakhirnya ronde 11. Wasit Jon Schorle menghentikan pertarungan yang berlangsung di AT & T center di San Antonio, AS kemarin siang WIB, ketika Berto yang juara kelas welter IBF 2011 sempoyongan terkena upper-cut tangan kiri Karass.

“Saya pikir saya setidaknya layak mendapat hitungan delapan setelah saya diknockdown,” kata Berto seperti dilansir ESPN, kemarin.


Pernyataan Berto tersebut menyusul hitungan wasit yang hanya sampai angka empat. Berto kemudian dinyatakan tidak layak melanjutkan pertandingan. Karass mengaku, kemenangannya di ronde 11 itu sebenarnya tidak sesuai rencananya sejak awal. Dia bilang, kemenangan itu lebih cepat dari rencana sebelumnya.

“Saya sebelumnya menargetkan bisa meng-KO Berto di 12. Tapi hasilnya, kemenangan saya satu ronde lebih cepat,” ujarnya.

Meskipun begitu, Karass bilang, kememanangan ini seolah menunjukkan bahwa saya sudah lulus dari ujian. “Semua orang tahu, saya lima kali kalah secara berturut-turut dari delapan pertandingan terakhir. tapi nyatanya, saya masih bisa menang,” tuturnya.
Adapun itu, Karass mengikuti perkembangan Andre Berto dengan sangat mendetail. “Ketika dia adalah seorang juara dunia, saya berharap saya hanya melawan, dan saya terbukti lebih siap ketimbang dia (Berto)” ungkap petinju kelahiran 15 Oktober 1982 itu.

Pacquiao

Legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao berencana maju dalam bursa Calon Presiden (Capres) pada pemilu 2022 mendatang. Keinginannya itu disampaikannya saat diwawancara secara eksklusif oleh salah satu media asing.

Perlu diketahui, semenjak popularitasnya meredup usai dikalahkan secara berturut-turut oleh lawannya, banyak spekulasi bermunculan terkait karir petinju berusia 34 tahun itu. Namun begitu, ia mengaku tidak terlalu peduli dengan masa depannya nanti. Suram atau tidak.

Pasalnya, dirinya berencana menjadi seorang presiden setelah gantung sarung tangan. Karenanya, petinju berjuluk Pacman itu akan terjun ke dunia politik, sebelum mewujudkan mimpinya tersebut.

Peluang Pacman menjadi orang nomor satu di Filipina sebenarnya terbuka lebar. Karena, dia adalah anggota Kongres Filipina terpilih pada Mei 2010 lalu dari Provinsi Sarangani. Itu menjadikan Pacman sebagai satu-satunya petinju yang masih aktif berprofesi sebagai anggota Kongres di Filipina.

Saat ditanya apakah ia masih berpikir tentang impiannya menjadi presiden Filipina, Pacquiao menjawab: “Ya,” ucapnya dalam sebuah wawancara ekslusif yang dilakukan Fox News, kemarin.

Ketika dimintai gambaran mengenai karir tinju dengan dunia politik, mantan juara dunia delapan divisi berat mengatakan: “Ketika saya masuk dunia politik tidak ada yang berubah (sama). Tapi, Anda tahu, itu masih jauh dari pikiran saya. Ini kehendak Tuhan dan apapun masih bisa terjadi,” ujarnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya