Berita

net

Politik

Dam Way Ela Akan Diteliti Ulang

MINGGU, 28 JULI 2013 | 22:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Setelah jebol dan meluluhlantakkan Desa Negeri lima, kondisi Dam Way Ela, di Desa Negeri Lima, Pulau Ambon, Maluku Tengah, akan ditinjau ulang. Sehingga, bisa diketahui kondisi terkini, serta langkah-langkah penanganan selanjutnya agar tidak membahayakan bagi warga yang bermukim di sekitar natural dam tersebut.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat meninjau lokasi bencana alam tersebut, di Ambon, Minggu (28/7).

Djoko mengatakan sejak awal terbentuk natural dam akibat runtuhnya Gunung Ulak Hatu yang menutupi aliran Sungai Way Ela, penanganannya dilakukan berdasarkan saran para ahli, termasuk membangun saluran pelimpah air (spillway). Tapi akhirnya jebol sebelum selesai penanganan karena kondisi cuaca ekstrim serta tingginya curah hujan di Maluku.


Menurut dia, ratusan miliar anggaran yang bersumber dari APBN telah dihabiskan untuk pembangunan saluran pelimpah air tersebut, termasuk normalisasi sungai dan pembuatan jalan alternatif, maupun sejumlah langkah penanganan lainnya.

Dia menambahkan, langkah penanganan lanjutan pasca bencana akan dibicarakan dengan kementerian terkait serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), baik untuk natural dam maupun penanganan para pengungsi. Penanganannya akan dibicarakan dan dibahas terutama menyangkut nasib warga yang menjadi korban bencana alam tersebut.

"Terpenting, semua langkah penanganan yang dilakukan harus dilaksanakan dengan baik dan tertanggung jawab sehingga tidak terulang," demikian Djoko. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya