Berita

tanah abang/net

Olahraga

Harus Ada Penyuluhan Sebelum PKL Tanah Abang Direlokasi

MINGGU, 28 JULI 2013 | 16:06 WIB | LAPORAN:

Pro kontra relokasi pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang sebenarnya tidak perlu terjadi, jika pemerintah fokus dengan Perda DKI Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua DPW PKB DKI, Heriandi kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saaat lalu, Minggu (28/7).

"Fokus lakukan peraturan UU yang sudah ada saja untuk menertibkan PKL Tanah Abang, masalah relokasi ke blok G, itu harus diberikan apresiasi kepada pemprov karena sifatnya kebijaksanaan pemprov," tegas Heriandi


Lebih lanjut, Heriandi menyarankan jika pedagang PKL jadi dipindahkan ke Blok G, maka perlu ada pembinaan dan penyuluhan dari koperasi dan UKM Jakarta. Pasalnya, selama ini kebutuhan barang PKL disuplai dan didapat dari pedagang grosir yang berada di dalam kompleks pasar Tanah Abang.

"Selama ini barang diambil dari pedagang di dalam, jika dipindahkan ke Blok G dirasa akan menyulitkan pedagang PKL, karena pembeli akan memilih masuk langsung ke pasar tanah abang untuk mencari barang yang sama. Sehingga perlu ada pendampingan dari Pemprov," ungkap Heriandi

Lebih lanjut, Heriandi juga mengkritisi konsep dari setiap blok yang ada di Tanah Abang. Peruntukan usaha di blok G harus berbeda dari dagangan di pasar grosir Tanah Abang kalau mau diminati pembeli. Jika Blok G tidak digunakan untuk PKL, maka dapat dijadikan sebagai lahan ekspedisi terpadu.

"Ke depan sebaiknya lakukan pembenahan buat Pasar Tanah Abang terpadu. Sehingga jika PKL dapat tempat di Blok G diikuti juga dengan jenis dagangan berbeda di setiap Blok, atau Blok G digunakan sebagai lahan ekspedisi dan parkir terpadu," demikian Heriandi. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya