Berita

Politik

Golkar Bahas Ical-Jokowi Setelah Pileg

KAMIS, 25 JULI 2013 | 16:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Golkar untuk kepincut elektabilitas Joko Widodo. Beringin mau Gubernur DKI itu bersanding dengan Aburizal Bakrie pada Pilpres 2014. Jokowi jadi cawapres, Ical jadi capresnya.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono mengatakan mengenai duet Ical-Jokowi pada waktunya akan ditanyakan pada PDIP, partai di mana Jokowi bernaung.

"Kalau Jokowi kan punya PDIP. Tanya PDIP dulu. Kalau pada waktunya. Tapi itu baru dibicarakan setelah pemilu legislatif," kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/7).


Agung mengatakan Partai Golkar belum memilih cawapres yang akan maju pada Pilpres 2014 mendampingi Ical. Partai Golkar baru akan memilih cawapres usai pelaksanaan pemilu legislatif.

"Kita nanti akan mengungkapkan itu setelah pemilihan legislatif. Akan ada rapim khusus siapa cawapres. Cawapresnya akan ditetapkan kriterianya pada rapim tahun ini," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/7).

Agung menjelaskan pendamping Ical haruslah sosok dengan kriteria bisa saling mengisi dan saling memperkuat. Jadi bukan hanya mengisi tapi memperkuat.

"Karena kan satu pasang. Jadi satu pasang itu saling mengisi antara presiden dan wapres. Artinya keduanya saling menambah," sambung Agung. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya