Berita

Bisnis

KKR Jadi Salah Satu Pemegang Saham TPSF

SENIN, 22 JULI 2013 | 20:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemegang saham pengendali PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk telah menandatangani kesepakatan dengan KKR, firma investasi global terkemuka dengan aset pengelolaan lebih dari US$ 78 miliar. Pemegang saham pengendali akan menjual sekitar 9,5% saham di TPSF dengan nilai tertentu kepada KKR Asset Management LLC.

"Dengan mitra jangka panjang yang kuat seperti KKR, kami memiliki pemegang saham yang tidak hanya memiliki keahlian mendalam di industri makanan dan ritel tetapi juga mitra yang memiliki visi yang sama yang dapat membantu TPSF tumbuh sebagai salah satu perusahaan terkemuka di industri makanan dan industri yang berhubungan dengan makanan,” ungkap Joko Mogoginta, CEO dari Tiga Pilar Sejahtera (TPS) Grup, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Senin (22/4).

TPSF dikendalikan oleh Grup TPS yang berdiri lima dasawarsa lalu di Jawa Tengah. Perusahaan ini termasuk salah satu pemain besar industri makanan Indonesia dengan merek produknya yang terkenal seperti makanan ringan Taro, Mie Kremezz, Ayam Dua Telor, Superior, Tanam Jagung, Permen Gulas dan Beras Ayam Jago. Melalui anak usahanya, TPSF menjalin kerja sama di bidang perkebunan kelapa sawit dengan Bunge Agribusiness, salah satu pemain global dalam industri komoditas pertanian.


Ridha Wirakusumah Direktur KKR Asia Tenggara menambahkan Indonesia berada dalam lintasan ekonomi yang tepat untuk menjadi salah satu dari 10 negara dengan perekonomian terbesar pada 2030, dan diperkirakan ekonomi konsumennya akan menempati urutan ketiga terbesar pada 2050, di bawah Cina dan India.

"Negara ini memiliki pasar yang besar dengan pertumbuhan yang menarik, dan untuk beberapa waktu kami lamanya telah mencari perusahaan berbasis pelanggan seperti TPSF. Kami menyadari bahwa perusahaan ini adalah perusahaan besar dengan ambisi untuk tumbuh. Kami sangat senang dapat bermitra dengan tim manajemen yang berpengalaman yang akan mendukung pertumbuhan di pasar yang penting ini," katanya.

Setelah penyelesaian transaksi yang diperkirakan akan berlangsung ­pada bulan Agustus, KKR akan menjadi pemegang saham terbesar kedua setelah TPS. KKR juga akan mendapatkan hak menominasikan satu anggota dewan komisaris, mendampingi Anton Apriyantono (mantan Menteri Pertanian), Kang Hongkie Widjaja (pendiri PT Asia Inti Selera), Haryadi (Guru Besar Pertanian Universitas Gadjah Mada), Bondan Haryo Winarno (pakar kuliner) dan Hengky Koestanto (mantan direktur TPSF). Rabobank International Singapore Branch dan PT Rotschild Indonesia bertindak sebagai penasihat bersama untuk TPS Grup melakukan transaksi ini.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya