Berita

Dunia

Gempa Kuat China Tewaskan 54 Warga

SENIN, 22 JULI 2013 | 16:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 6,6 skala Richter di Provinsi Gansu, China barat, Senin (22/7), berjumlah 54 orang. Ratusan lainnya dilaporkan terluka terkena reruntuhan rumah.

Gempa terjadi pada pukul 07.45 waktu setempat, dengan pusat gempa berada di sekitar 170 kilometer atau 105 mil tenggara ibu kota Provinsi Lanzhou.

"Jumlah orang yang terluka serius sebanyak 296 orang," begitu laporan kantor berita Xinhua.


Delapan kota terpencil, daerah pegunungan mengalami kerusakan serius akibat gempa disusul banjir serta longsor itu. Terjadi pemadaman listrik, sementara jaringan telepon dan internet terganggu. Palang Merah China telah mengirim pasokan bantuan ke daerah-daerah tersebut termasuk jaket dan tenda.

"Banyak orang yang terluka karena rumah hancur. Banyak penduduk desa pergi ke rumah sakit lokal di sepanjang jalan," kata dokter di Minxian yang bermarga Du.

Foto yang dipublikasikan pada media sosial di China menunjukkan jalanan di sisi sungai yang sudah menurun dan rumah warga yang berkurang menjadi hanya tumpukan batu bata merah. Sekitar 380 gedung runtuh dan 5.600 rusak di Kabupaten Zhangxian.

Gempa kedua dengan kekuatan 5,6 SR terjadi dalam wilayah yang sama sekitar 90 menit setelah gempa pertama.
Survei geologi Amerika Serikat mengatakan gempa pertama berkekuatan 5,9 SR.

Pada April lalu, wilayah Gansu yang berbatasan dengan Provinsi Sichuan juga digoyang gempa 6,6 SR, menewaskan 164 orang dan melukai lebih dari 6.700. Gempa ini terburuk di Cina dalam tiga tahun. Gempa terjadi didekat tempat gempa berkekuatan 7,9 SR yang menewaskan 70.000 orang pada Mei 2008. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya