Berita

JOKO WIDODO/NET

Olahraga

Jokowi akan Identifikasi Preman Tanah Abang

SENIN, 22 JULI 2013 | 15:49 WIB | LAPORAN:

Para Pedagang Kaki Lima (PKL) Tanah Abang bersikeras menunggu jembatan penghubung antara Blok G dan Blok F Pasar Tanah Abang selesai dibangun baru mereka bersedia direlokasi.

"Nanti rampung, PKL nya juga rampung," cetus Gubernur Joko Widodo menanggapi.

Ke depannya, lanjut Jokowi, semua jalan raya di Tanah Abang akan dibangun dengan sistem push and pool. Artinya, jalanan di area tersebut tidak akan mungkin lagi digunakan sebagai tempat berjualan, khusus lalu lintas kendaraan.


Terkait preman yang dipilih PKL untuk melindungi mereka, Jokowi mengatakan bahwa pihaknya tengah mengidentifikasi siapa saja yang terlibat di dalamnya.

"Kita baru identifikasi siapa-siapa saja yang terlibat disana. entah itu warga, preman atau RW," ujarnya.[wid]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya