Berita

Dunia

Biksu Tibet Tewas Bakar Diri

MINGGU, 21 JULI 2013 | 16:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seorang biksu dari Tibet meninggal setelah membakar diri di China Selatan. Kunchok Sonam (18) membakar dirinya sebagai bentuk aksi protes pada Sabtu kemarin di luar biara di Prefektur Aba, Provinsi Sichuan.

Sonam menyerukan semboyan "Menangis untuk kebebasan Tibet". Aksi bunuh diri ini merupakan yang pertama dilakukan oleh warga Tibet di China dalam lima bulan terakhir.  

Begitu disiarkan radio Free Asia mengutip pernyataan warga setempat. Radio penyiaran yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat itu menginforamsikan juga rekan sesama biksu melarang pihak berwajib mengambil jasad Sonam. Komunikasi yang sangat dibatasi di Prefektur Aba kini maskin meningkat setelah aksi bunuh diri.


Sekitar 120 orang warga Tibet dilaporkan sudah membakar diri sejak 2009 sebagai bentuk protes melawan "tekanan China". Aksi protes yang menurut penjelasan sudah merenggut sejumlah korban, semakin meningkat pada kongres partai November lalu dan menjadi terasa biasa dalam beberapa bulan terakhir.

Beijing mengutuk aksi serangan itu dan menuduh para pemimpin Tibet yang bermukim di pengasingan, Dalai Lama, yang disebut memanfaatkan mereka untuk agenda pemisahan Tibet dari China. Namun warga Tibet dan penggerak HAM mengatakan aksi protes yang dilakukan merupakan tanggapan dari kendali yang ketat mengenai pelaksanaan agama di wilayah itu.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya