Berita

Politik

Dongkrak Suara di Pemilu, Golkar Dekati Tukang Becak

SABTU, 20 JULI 2013 | 01:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Banyak cara yang dilakukan partai politik guna menjaring suara pemilih di pemilu legislatif. Partai Golkar misalnya, menjadikan bulan Ramadhan momentum untuk mendekati konstituen.

Kemarin, Jumat (19/7), partai pimpinan Aburizal Bakrie itu membagi-bagikan paket sembako kepada para tukang becak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kegiatan digelar di Pesantren Darut Tauhid II di Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Probolinggo. Anggota Tim Pemenangan Partai Golkar wilayah Jawa Timur, M Misbakhun, mengatakan ada lebih 200 tukang becak yang menerima bingkisan berupa beras, mie instan, sarung dan uang tunai.

"Kami berikan pula sarung untuk sandaran becak bergambar Golkar," katanya.


Dalam kegiatan itu, Misbakhun bersama Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Probolinggo, Wahid Nurahman, beramah-tamah dengan ratusan tukang becak.

"Barangkali bantuan kami tak seberapa, tapi kami ingin berbagi dengan bapak-bapak. Semoga bermanfaat," ucap Misbakhun.

Pesantren Darut Tauhid II sengaja dipilih untuk kegiatan itu. KH Mashudi yang menjadi pengasuh pondok tersebut dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Kyai Barongan. Sebutan Barongan melekat pada sosok KH. Mashudi karena berhasil merubah barongan, kumpulan pohon bambu yang angker menjadi pesantren modern.

Lebih lanjut Misbakhun mengakui, kegiatan itu merupakan bagian dari Safari Ramadhan Partai Golkar untuk memerkuat basis suara di Jatim. Namun, Misbakhun, seperti dalam keterangan yang diterima redaksi, menepis anggapan bahwa kegiatan itu hanya demi menjaring konstituen.

"Ini Ramadhan, momentum pas untuk berbagi di tengah berbagai kesulitan. Nyaleg atau tidak nyaleg sudah seharusnya kita berbagi pada masyarakat kecil. Dan kota ini adalah sebagian dari masa hidup saya, jadi saya pikir ini momentum yag baik untuk berbagi," jelas Misbakhun.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya