Berita

andi mallarangeng/net

Politik

Andi Mallarangeng Ditahan Besok?

KAMIS, 18 JULI 2013 | 21:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi akan memeriksa Andi Alfian Mallarangeng besok (Jumat 19/7). Berkembang spekulasi Andi langsung ditahan usai diperiksa sekalipun pemeriksaan besok bukan dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Andi jadi korban terbaru dari tradisi "Jumat Keramat" KPK.

Kepastian Andi diperiksa disampaikan Jurubicara KPK Johan Budi. Mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga dan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat itu akan diperiksa untuk tersangka Dedy Kusdinar. Selain Andi, KPK juga akan memeriksa tersangka Hambalang lainnya, mantan Direktur Operasional I PT Adhi Karya Teuku Bagus Mohammad Noor.

Penetapan Andi sebagai tersangka merupakan pengembangan penyidikan terhadap Deddy Kusnindar. Andi dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Andi diduga melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau orang lain yang mengakibatkan kerugian negara dengan cara menyalahgunakan kewenangan sebagai Menpora.


Semenjak kepemimpinan Abraham Samad, KPK kerap mengumumkan tersangka atau pemeriksaan sekaligus penahanan pas hari Jumat. Sedemikian seringnya Jumat dijadikan momentum penting oleh KPK sampai-sampai muncul ungkapan "Jumat Keramat".

Sudah ada puluhan korban "Jumat Keramat" KPK yang ditahan pada hari Jumat. Antara lain Gubernur Sumut Syamsul Arifin, Paskah Suzetta, Panda Nababan, dan 16 politisi Senayan terkait dengan kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mantan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes Rustam Pakaya, Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Supatro, Angelina Sondakh.

Korban selanjutnya, Aat Syafaat mantan Wali Kota Cilegon, Sutedjo Yuwono bekas Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan, dan Gubernur Riau Rusli Zainal.

Sekalipun diperiksa sebagai saksi, spekulasi Andi bakal ditahan karena Andi ditetapkan jadi tersangka Hambalang sudah lama. Yakni sejak Desember tahun lalu. Belum lagi, Andi sudah berkali-kali diperiksa. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya