Berita

pintu air manggarai/net

Antisipasi Banjir, BPBD DKI Susun Kontinjensi

RABU, 17 JULI 2013 | 19:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk segera bersiap menyusun rencana kontinjensi terhadap ancaman bencana banjir di ibukota. Rencana kontinjensi banjir dilakukan di tingkat kelurahan.

Sebagai tahap awal, penyusunan rencana kontinjensi akan dilakukan di 11 kelurahan terpilih yaitu di Kelurahan Pasar Minggu, Menteng Dalam, Pulo Gadung, Bidara Cina, Jelambar Baru, Kapuk, Kapuk Muara, Kedoya Utara, Semper Barat, Cawang dan Kampung Melayu.

Informasi yang diperoleh redaksi, Rabu (17/7), secara keseluruhan rencana tersebut akan difasilitasi 124 kelurahan yang merupakan kelurahan terdampak banjir Januari 2013.


Keputusan untuk segera bersiap menyusun rencana kontinjensi banjir tingkat kelurahan diputuskan setelah sebelumnya BPBD DKI menggelar serangkaian pertemuan persiapan. BPBD DKI bekerjasama dengan Mercy Corps, MPBI dan WVI telah menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Penyusunan Perencanaan Kontinjensi Banjir Kelurahan DKI Jakarta di Pulau Harapan, Kabupaten Kepulauan Seribu dari tanggal 24 Juni 2013 sampai dengan 28 Juni 2013.

Pelatihan diikuti oleh 29 orang fasilitator, 5 di antaranya perempuan, berasal dari beragam organisasi dan kelompok warga di Jakarta. Fasilitator berlatih memfasilitasi warga pulau Harapan menyusun rencana kontinjensi angin puting beliung. Para fasilitator inilah yang akan mendukung BPBD DKI Jakarta dalam menfasilitasi  penyusunan renkon bencana banjir di 11 kelurahan di DKI Jakarta.

Para fasilitator berasal dari BPBD DKI Jakarta, Mercy Corps, World Vision Indonesia (WVI), Yayasan Sringanis, Marga Sejahtera (ChildFund), Jakarta Rescue, SP3 Kemenpora, Dompet Dhuafa dan Universitas Pertahanan. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya