Berita

Olahraga

Selama 6 Bulan, Seribuan Warga di Jaksel Terjangkit DBD

SELASA, 16 JULI 2013 | 15:20 WIB

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih menghantui warga Jakarta Selatan. Bagaimana tidak, sejak Januari hingga pertengahan Juli 2013 ini, sedikitnya 1.144 warga di wilayah itu terjangkit penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.

Dari 10 kecamatan di wilayah itu, jumlah penderita terbanyak ada di Kecamatan Jagakarsa yakni 176 penderita. Disusul Pasar Minggu 147 kasus, Kebayoran Lama 129 kasus, Pesanggrahan 127 kasus, Tebet 126 kasus, Cilandak 101 kasus, Kebayoran Baru 98 kasus, Pancoran 91 kasus, Setiabudi 87 kasus, dan Mampang Prapatan 62 kasus.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Kurnianto Amien seperti dilansir dari Beritajakarta, mengatakan, tingginya penderita DBD di wilayah Jagakarsa disebabkan daerah tersebut banyak terdapat pepohonan sehingga agak lembab.  Untuk menekan penderita DBD di wilayahnya, kata Kurnianto, dirinya meminta masyarakat menggalakkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) selama 30 menit setiap hari Jumat dibanding melakukan pengasapan atau fogging.


"Kalau fogging itu efektif tujuh hari, bubuk abate bisa 30 hari. Tapi kalau mau selamanya, ya digalakkan PSN dengan menguras, menutup, dan mengubur," katanya.  

Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk melakukan fogging juga cukup besar sampai sekitar Rp 2 juta untuk sekali pengasapan. Dia juga mengimbau kepada masyarakat jika ada kasus DBD di wilayahnya segera melaporkan ke puskesmas terdekat. Karena untuk menekan penyebarluasannya, akan dilakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di sekitar rumah penderita.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya