Berita

foto: rmol

Politik

Dewan Pakar Gerindra: Kekayaan Negara Bocor Karena Sistem Neo-Liberalistik Tak Terkendali

SENIN, 15 JULI 2013 | 17:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Indonesia menghadapi berbagai permasalahan mendasar dalam pembangunan bangsa dan mengalami beberapa pradoks besar yang bersifat mendasar dan struktural di beberapa bidang pembangunan, yang disebut sebagai Pradoks Indonesia.

Selain itu, kata Ketua Dewan Pakar Partai Gerindra, Burhanuddin Abdullah, Indonesia juga alami banyak kebocoran kekayaan negara dan sumberdaya alam nasional. Hal itu diterangkannya dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyat Merdeka Online di sela deklarasi 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra 2014-2019, di Hotel Grand Sahid Jaya , Jalan Jend Sudirman Jakarta Pusat, Senin sore (15/7).

Menurut mantan Gubernur Bank Indonesia ini, pradoks dan kebocoran ini disebabkan oleh sistem ekonomi neo-liberalistik tak terkendali yang telah berlangsung lebih dari empat dasawarsa. Untuk mengatasi hal ini, lanjut dia, tidak ada jalan selain bersama-sama bertekad lakukan tindakan koreksi mendasar dalam sistem ekonomi nasional sebagai upaya transformasi mendasar.


"Sebuah perubahan mendasar, struktural dan signifikan dalam berbagai sendi pembangunan nasional. Sebuah transformasi bangsa sangat urgen dilakukan untuk mencapai perekonomian nasional berdaulat, adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya