Berita

Nusantara

KPU Jatim: Khofifah-Herman Tak Memenuhi Syarat Dukungan

SENIN, 15 JULI 2013 | 05:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur menetapkan tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung pada pemilihan yang akan digelar pada 29 Agustus 2013.

"Sesuai hasil keputusan pleno, ada tiga nama yang lolos yakni Eggi Sudjana-M. Sihat, Bambang DH-Said Abdullah dan Soekarwo-Saifullah Yusuf," kata Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Ahmad saat konferensi pers usai sidang pleno di kntor KPU Jatim, dini hari tadi (Senin, 15/7).

Dengan keputusan itu pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Sumawiredja dinyatakan tidak lolos karena dinilai tidak memenuhi syarat dukungan.


Andry menjelaskan keputusan penetapan pasangan calon tertuang dalam Berita Acara Nomo 56/BA/PKD.JTM/VII/2013 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubenur. Proses rapat pleno berjalan sangat alot bahkan baru diputuskan lima menit menjelang batas waktu penetapan atau sekitar pukul 23.55 WIB.

Alotnya pengambilan keputusan terjadi ketika membahas dukungan ganda dari DPP Partai Kedaulatan (PK) Jatim dan DPW Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) Jatim bagi pasangan Khofifah-Herman dan Soekarwo-Yusuf. Komisioner KPU Jatim tidak mencapai kata mufakat sehingga akhirnya dilakukan voting untuk memutuskannya.

Hasilnya, tiga komisioner menyatakan Khofifah tidak memenuhi syarat, satu komisioner menyatakan Khofifah memenuhi syarat, dan satu komisioner berpendapat dukungan PK ke Khofifah memenuhi syarat dan PK pendukung Karsa tidak memenuhi syarat. Kemudian PPNUI pendukung Khofifah tidak memenuhi syarat dan PPNUI dukung Karsa memenuhi syarat.

Keputusan KPU Jatim tidak dapat diganggu gugat dan hasilnya sudah final," kata Andry seperti disiarkan Antara.

Namun, katanya, pihak KPU Jatim mempersilahkan jika ada pihak yang tidak puas untuk melapor ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

"Tapi kami belum membicarakan hal itu. Jika ada persoalan hukum kami akan membahasnya lagi dengan semua komisioner," pungkas Andry.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya