Berita

hatta rajasa/rmol

Politik

Hatta Rajasa Paling Disukai Pemilih Pemula

MINGGU, 14 JULI 2013 | 16:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mayoritas pemilih Hatta Rajasa dalam kupon Jajak Pembaca Nonstop edisi Juli 2014 adalah anak muda. Menteri Koordinator Perekonomian itu mendapat respon positif dari pemilih pemula karena dianggap memberikan kesempatan luas kepada generasi bangsa untuk tampil ke depan.

"Dari 35 persen kupon Jajak Pembaca terkait calon presiden 2014 yang memilih Hatta Rajasa, 70 persen berusia di bawah 30 tahun. Artinya, Hatta mulai mendapat perhatian dari kalangan muda," kata Koordinator Jajak Pembaca Nonstop Iwan Siregar kepada wartawan, Minggu (14/7).
 
Dalam Jajak Pembaca Nonstop edisi Juli 2014 kali ini, Hatta Rajasa tetap bertahan di peringkat atas dengan 35 persen, disusul Menteri BUMN Dahlan Iskan yang memperoleh 29 persen, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto 18 persen, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri 11 persen, Mahfud MD 5 persen dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie konsisten bertengger di posisi terendah dengan 2 persen.


"Hatta meningkat suaranya karena di tambah dukungan dari pemilih anak muda," tandas Iwan.

Anggota DPR dari Fraksi PAN Taslim Chaniago mengatakan, Hatta memang sebagai sosok pemimpin bangsa yang sangat menghargai anak muda sebagai generasi penerus bangsa.

"Pak Hatta selalu bilang, anak muda yang positif dan berkemauan keras sudah selayaknya diberikan kesempatan untuk tampil di depan. Makanya, anak muda menjadi mayoritas calon legislatif dari PAN," ungkap anggota Komisi Hukum DPR ini.

Taslim menambahkan, pihaknya selalu berusaha menekan angka golput pada Pemilu 2014.

"Alhamdulillah jika pemilih pemula mulai menyambut baik kehadiran sosok Pak Hatta. Semoga partisipasi pemilih pada pemilu mendatang bisa meningkat. Sebab, angka golput terbanyak selalu diisi pemilih pemula," tuturnya. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya