Berita

taslim chaniago/net

Politik

Taslim: Beri Efek Jera, PP 99 Tidak Perlu Direvisi

JUMAT, 12 JULI 2013 | 14:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99/2012 jangan dituding sebagai penyebab terjadi kerusuhan dan pembakaran di Lapas Tanjung Guspa, Medan, Sumatera Utara, (Kamis, 11/7).

"Maka saya minta Kemenkumham harus menyelidiki dan mengusut tuntas kasus ini," ujar Anggota Komisi III DPR RI, Taslim Chaniago kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (12/7).

PP 99/2012 adalah peraturan yang mengatur tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan, yang di dalamnya mengatur pengetatan remisi bagi narapidana (napi) koruptor, narkoba, teroris dan kejahatan ekstra ordinary crime lainnya.


Jelas dia, jangan sampai ada "penumpang gelap" dalam kejadian kerusuhan tersebut yang mengharapkan PP tersebut dihapuskan atau direvisi.

"Pertanyaannya adalah, jika PP ini bermasalah, kenapa hanya di Medan kejadiannya (terjadi kerusuhan)," tanya Taslim.

Masih kata Taslim, ia melihat PP 99 masih penting dan ia mendukung pemberlakuan PP tersebut, karena dengan peraturan ini diharapkan mampu memberi efek jera terhadap pelaku korupsi.

"Kita minta PP ini tidak dihapus atau direvisi. Karena tujuannya sudah jelas memberi efek jera terhadap kejahatan luarbiasa seperti korupsi, narkoba dan teroris," tandas politisi PAN ini.

Kemarin, Lapas Tanjung Guspa dibakar para napi, akibatnya ratusan napi kabur termasuk napi terorisme, dan lima orang korban jiwa. Dikabarkan, mereka mengamuk selain karena fasilitas listrik dan air bermasalah, mereka juga meminta PP 99 perlu dikaji ulang. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya