Berita

ilustrasi/net

Semua Lapas di Sumut Over Kapasitas

JUMAT, 12 JULI 2013 | 09:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Semua lembaga pemasyarakatan (lapas) di propinsi Sumatera Utara over kapasitas atau kelebihan tampungan.

"Termasuk di tingkat kabupaten/kota," ujar anggota DPRD Sumut, Abu Bokar Tambak kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (12/7).

Seperti kerusuhan dan pembakaran di lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, (Kamis, 11/7), di Lapas itu kata Bokar, idealnya kapasitasnya menampung napi 1500 orang, namun ternyata lapas itu menampung sebanyak 2.600 orang lebih.


"Ini kan bahaya, apalagi kejahatan terus meningkat dan banyak lagi tahanan baru," terangnya.

Minimnya tampungan lapas salah satu masalah. Menurut Bokar, anggaran pembangunan lapas adalah kapasitas pemerintahan pusat yaitu Kementerian Hukum dan Ham, sementara pemerintahan propinsi dan kabupaten/kota hanya sifatnya hibah atau membantu.

Ia juga menyarankan, Sumut sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat, kultur dan kekeluargaan, sebaiknya kasus-kasus kecil tidak harus di bawah ke ranah hukum kalau masih bisa diselesaikan dalam kerangka kekeluargaan musyawarah mufakat.

"Yang saya takutkan kasus kecil seperti perkelahian dipenjarakan dengan mudah, kanapa harus dimasukkan ke LP? kan bisa dibina di luar dan diselesaikan kekeluargaan. Dan keluar penjara pun dia bukan berubah, malah dia tambah jahat karena sudah dipengaruhi dan bergaul di lapas. Makanya harus ada kajian mendalam lagi," tandasnya. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya