Berita

gede pasek suardika/net

Politik

Ketua Komisi III: Napi Koruptor, Narkoba dan Teroris Bukan Sembarangan

PP No. 99/2012 Perlu Dikaji Kembali
JUMAT, 12 JULI 2013 | 08:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Peraturan Pemerintah (PP) No. 99/2012 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan yang di dalamnya mengatur pengetatan remisi bagi narapidana (napi) koruptor, narkoba, teroris dan kejahatan ekstra ordinary crime dinilai sudah bagus.

Namun, implementasi PP tersebut di lapangan berbeda, ditambah para napi kejahatan serius tidak merasa adil dan tidak ada harapan lagi mendapatkan remisi membuat masalah sedikit bisa saja meledak dan menjadi masalah besar seperti yang terjadi kerusuhan dan pembakaran di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, (Kamis, 11/7).

"Kalau dalam istilah bom, detektor bisa apa saja; over kapasitas, perlakukan di Lapas, fasilitas, air, listrik dan lain-lain," ujar Ketua Komisi III DPR, Gede Pasek Suardika kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (12/7).


Apalagi kata Pasek, napi koruptor, narkoba dan teroris bukanlah orang biasa dan sembarangan. Napi korupsi orang-orang pintar dan bisa saja konsolidasi. Napi narkoba penghuni terbanyak di LP, maka mereka juga akan mengumpulkan massa di sana. Dan napi teroris adalah orangnya nekat-nekat.

"Ini permasalahannya sudah komplit. Harus dikaji komprehensip dan duduk bersama, LP dan penjaga LP harus dievaluasi termasuk PP 99 juga perlu dikaji," tandas politi Demokrat ini. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya