Berita

Formula one

Olahraga

Akhirnya, FIA Keluarkan Aturan Keselamatan Di Pit

KAMIS, 11 JULI 2013 | 08:49 WIB

Desakan Tim Formula kepada Federasi Otomotif Internasional (FIA) untuk membenahi aturan baru untuk meningkatkan keselamatan di pit akhirnya disetujui.

Seperti dilansir Autosport, kemarin, FIA hanya memberi izin bagi tim dan marsekal saja yang berada dalam pit selama jalannya kualifikasi dan balapan berlangsung.

Sedangkan bagi media yang terakreditasi hanya terbatas hingga dinding pit.


Tak hanya itu, FIA juga akan meminta persetujuan kepada Dewan Olahraga Motor Dunia agar para personel tim menggunakan pelindung kepala. Badan yang mengatur balapan jet darat ini juga meminta pengurangan batas kecepatan pit menjadi 80 km/jam dari 100 km/jam.

Aturan baru dari FIA ini, menyusul insiden terlepasnya ban belakang dari mobil Mark Webber usai melakukan pit stop pertama. Nahasnya, ban yang terlepas itu mengenai seorang kameramen bernama Paul Allen.

Allen pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit setelah mendapatkan hantaman ban cukup keras. Red Bull pun mendapatkan denda dari FIA sebesar 30 ribu euro atas kejadian tersebut.

Bahkan, FIA juga meminta Red Bull untuk membuat laporan tertulis mengenai penyebab insiden tersebut dan harus diserahkan hari ini, Rabu (10/7) waktu setempat. Laporan tersebut akan menjadi bahan kajian FIA dalam meningkatkan peraturan keselamatan.

Adapun itu, masih terkait insiden ban, bos Pirelli, Paul Hembrey mendesak FIA melakukan perubahan dalam regulasi pengetesan ban di ajang Formula One (F1).

Menurutnya, peran serta pebalap bisa menambah masukan bagi Pirelli guna mengatasi berbagai masalah yang ada. Terlebih, tim dan pebalap pun akan diuntungkan dengan terlibatnya dalam pengujian.

 â€œKami memiliki olahraga di mana pembalap tak diizinkan untuk mengemudi. Ini sedikit aneh. Satu-satunya informasi yang kami miliki untuk tahun depan adalah pada selembar kertas,” ujar Hembrey.

Sebelumnya, FIA memang sudah melakukan perubahan dalam aturan pengujian ban. Namun, para pebalap F1 dilarang ikut turun dalam tes tersebut. Alasannya, FIA tak ingin ada tim yang diuntungkan dengan hadirnya para pebalap.

FIA menilai, hal tersebut bakal menjadi kesempatan bagi tim-tim peserta F1 untuk mengembangkan mobilnya. Itu sebabnya, Pirelli yang notabene selaku pemasok ban tunggal dalam balapan jet darat ini meminta adanya aturan baru.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya