Berita

Dwight Howard

Olahraga

Frustasi Berat Di Lakers Howard Pindah Ke Rockets

KAMIS, 11 JULI 2013 | 09:34 WIB

Penyebab Dwight Howard bergabung ke Houston Rockets pada musim depan karena frustasi dengan tekanan yang dihadapi sepanjang kompetisi NBA musim lalu.

Hal ini diungkapkan point guard Los Angeles Lakers Steve Nash yang merupakan sohib kental Howard. Nash juga salah satu punggawa Lakers yang ditunjuk tim untuk membujuk Howard agar tidak hijrah musim depan. Sayangnya, usaha yang dilakukan Nash dan Kobe Bryant tidak membuahkan hasil.

“Terus terang, sebelum pertemuan itu saya memiliki keyakinan bisa mencegah niat Howard pergi. Tapi nyatanya, Howard justru mengatakan sudah tidak nyaman di Lakers. Mendengar apa yang dikatakannya itu, saya dan Bryant berpikir tak ada gunanya lagi mempertahankan pemain yang sudah tidak betah di sini,” kata Nash dikutip ESPN, kemarin.


Dikatakan, Howard kerap membeberkan kepada media terkait ketidaknyamanannya berada di Lakers, karena ia tidak pernah mendapatkan dukungan. “Itulah yang terjadi sebenarnya dan saya tidak ingin menyalahkan siapa pun dalam hal ini.”

Sementara, kegembiraan Rockets menyabut kedatangan Howard justru membuahkan denda sebesar 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,4 miliar. Hal tersebut diawali General Manager Rockets Daryl Morey serta pelatih mereka, Kevin McHale yang langsung menyuarakan kegembiraannya usai Howard memutuskan  bergabung kepada sejumlah media.

Padahal, sepekan sebelumnya, bekas pemain LA Lakers itu sudah memutuskan masa depannya untuk bergabung dengan Rockets selama empat tahun ke depan. Pernyataan itu jelas mengakhiri rumor yang terus berkembang tentang masa depan Howard yang sempat jadi rebutan sejumlah tim di NBA.

Berdasarkan hal tersebut, Rockets dinilai melanggar peraturan NBA. Pasalnya, mereka baru boleh mengkonfirmasi kesepakatan yang sudah terjalin ini tepat pada hari ini pukul 12 malam waktu setempat. Itu sebabnya, komentar prematur ini membuat Rockets menerima denda sebesar Rp1,4 miliar. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya