Berita

Mohamed Mursi/net

Komnas HAM RI Kecam Kudeta atas Presiden Mursi

RABU, 10 JULI 2013 | 17:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisioner Komnas HAM RI mengecam keras kudeta militer di Mesir yang menggulingkan Mohamed Mursi, Presiden terpilih secara sah melalui mekanisme demokrasi. Karena kudeta adalah kejahatan kemanusiaan, pengkhiatan demokrasi, serta mengorbankan rakyat dan masa depan Mesir.

“Ini adalah kejahatan kemanusiaan dan sebagai pengkhianatan demokrasi terbesar abad ini. Kudeta militer ini akan menjadi bencana bagi masa depan Mesir," ujar komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution, kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 10/7).

Militer yang sebelumnya sudah “mundur” dari politik setelah Hosni Mubarak lengser pada Februari 2011 telah kembali melangkah ke arena kekuasaan. Kudeta militer ini telah menjadi intervensi penghancuran politik negara Mesir yang baru saja menghirup udara demokrasi untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

Selain itu, Komnas HAM RI juga menyampaikan ucapan duka kemanusiaan atas jatuhnya korban akibat bentrokan pendukung Morsi dan pihak militer. Yaitu lebih dari 51 orang tewas dan 435 orang luka-luka.

"Komnas HAM RI mengimbau kepada masyarakat dunia untuk mengutuk keras kudeta militer terhadap pemerintahan yang sah dan berdaulat di Mesir. Tindakan ini adalah pengkhianatan terhadap nilai demokrasi yang telah menjadi norma secara universal," tandasnya. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya