Berita

Pemudik Sepeda Motor/net

LEBARAN 2013

Pemudik Sepeda Motor Disubsidi Rp 25 Miliar

RABU, 10 JULI 2013 | 15:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemudik Lebaran 2013 yang menggunakan sepeda motor disubsidi sebesar Rp 25 miliar. Subsidi ini diberikan bagi pemudik pemilik sepeda motor yang akan membawa motornya untuk mudik melalui kereta api, laut, dan angkutan darat. Subsidi itu adalah persetujuan Komisi V DPR RI atas usulan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan menjelaskan, dari subsidi sebesar Rp 25 miliar tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mendapat porsi Rp 8.907.909.000. Sedangkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menerima Rp 7.452.091.00 dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian memperoleh Rp 8.640.000.000 untuk subsidi angkutan motor.

Menurutnya, Kementerian Perhubungan menyatakan telah menyiapkan angkutan darat, kereta api, serta kapal untuk mengangkut total 216.705 motor para pemudik Lebaran mendatang.


"Untuk transportasi darat, dapat diangkut 20 ribu unit sepeda motor dengan 40 ribu penumpang," ucap Bambang seperti dikutip dari setkab.go.id.

Awalnya, Kementerian Perhubungan mengajukan permohonan subsidi senilai Rp 124 miliar untuk angkutan motor saat masa mudik Lebaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) 2013. Namun yang disetujui dewan yang membidangi sektor transportasi ini hanya Rp 25 miliar.

"Subsidi sebesar Rp 25 miliar tersebut pun menurut saya cukup realistis mengingat keterbatasan waktu untuk penyerapan anggaran," uajr Bambang.

Bambang memaparkan, untuk mengangkut sepeda motor dengan menggunakan kereta api, dibutuhkan anggaran Rp 250 ribu per unit serta biaya operasi pengembalian kereta Rp 200 ribu per unit. Sehingga untuk mengangkut satu sepeda motor menggunakan kereta api, diperlukan biaya Rp 450 ribu per unit. Dengan anggaran Rp 68,607 miliar, sebanyak 20.000 sepeda motor dapat diangkut.

Alokasi untuk angkutan sepeda motor dengan menggunakan kapal laut diperkirakan menyerap anggaran sebesar Rp 7,425 miliar. Jumlah sepeda motor yang dapat diangkut sebanyak 23.800 unit sepeda motor dengan 47.600 orang penumpang.

Kementerian Perhubungan mengimbau, masyarakat agar memanfaatkan subsidi ini, sehingga angka kecelakaan pemudik dengan sepeda motor bisa dieliminir.

Jika masyarakat tetap berkeinginan berlebaran di kampung halaman dengan menggunakan sepeda motor, sebaiknya sepeda motor didaftarkan pada program mudik lebaran yang disiapkan Kementerian Perhubungan yang nanti akan diangkut dengan kereta, kapal dan truk. Sedangkan pemiliknya, bisa memanfaatka jasa angkutan umum lainnya. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya