Berita

nasaruddin umar

Nasaruddin Umar Memojokkan Muhammadiyah

SELASA, 09 JULI 2013 | 15:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Pernyataan Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar di sebuah televisi sehari sebelum pemerintah menggelar sidang itsbat terkait awal Ramadhan terus menuai polemik, meski dirinya sudah minta maaf.

Karena saat itu, Nasaruddin Umar menyatakan bahwa umat Islam yang tidak ikut keputusan Pemerintah soal awal puasa berarti tidak taat kepada ulil amri atau pemimpin.

"Semestinya beliau selaku pejabat Negara yang menaungi semua agama dan kelompok ormas yang resmi di republik ini tidak boleh bersikap seperti itu. Karena ini akan memunculkan sentimen negatif terhadap pemerintah," ujar Sekjen DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fahman Habibi (Selasa, 9/7).


Menurutnya, selaku Wakil Menteri Agama, seharusnya mangayomi semua kelompok bukan memihak dan memojokkan pihak lain. Apalagi, sebagai seorang cendekiawan, yaitu juga Gurubesar Ilmu Tafsir UIN Jakarta, sangat tidak pantas Nasaruddin menyampaikan pernyataan yang terkesan mengintimidasi kelompok tertentu untuk mengikuti keinginan pemerintah.

"Pernyataan Nasaruddin Umar terkesan memojokkan Muhammadiyah yang memiliki  pendapat lain soal penentuan awal Ramadan," imbuhnya.

Sebelumnya, Nasarudin Umar sendiri sudah menyampaikan permohonan maaf. Dia menegaskan, pernyataan itu sebenarnya tidak bermaksud untuk memojokkan salah satu Ormas. "Saya minta maaf jika saya keliru dalam membahasakan maksud, sama sekali tidak ada maksud untuk memojokkan salah satu ormas," tegasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya