Berita

sby/net

Nusantara

SBY dan Rombongan Sudah Terbang Tinjau Gempa Aceh Pagi Ini

SELASA, 09 JULI 2013 | 08:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden SBY didampingi Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono, pukul 06.00 pagi tadi (Selasa, 9/7), terbang menuju Lhok Seumawe, guna bertemu dengan korban gempa dan meninjau langsung lokasi bencana pusat bencana di Kab Bener Meriah, Propinsi Aceh yang diguncang gempa berkekuatan 6,2 skala Richter, Selasa (2/7) lalu.

Selain akan menyerahkan bantuan, Presiden akan melihat langsung pelaksanaan tanggap darurat oleh Satgas BNPB, TNI-Polri & Pemda.

Seperti dikutip dari situs setkab.go.id, dari Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe. Presiden dan rombongan akan menggunakan helikopter menuju Desa Rejewali, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.


Sambil mengunjungi warga yang terkena musibah di tempat pengungsian, dalam kunjungan ini SBY juga ingin memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik.

Menjelang kunjungannya ke lokasi gempa, Presiden SBY terus mempelajari laporan gempa Aceh. Sebelumnya, Presiden sudah  menginstruksikan kepada jajaran pemerintah di Aceh untuk serius menangani gempa di Aceh Tengah.

Presiden SBY juga telah memanggil Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan para Kepala Staf TNI dan Kapolri terkait penanganan tanggap darurat gempa di Aceh, Senin (8/7), dan memimpin sidang kabinet paripurna  yang agendanya antara lain mendengarkan pemaparan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif telah melaporkan kepada Presiden SBY bahwa hingga hari Minggu (7/7) delapan orang hilang, diduga tertimpa reruntuhan rumah, 40 orang meninggal, 63 orang luka berat masih dirawat di rumah sakit, 2.362 orang rawat jalan, dan pengungsi mencapai 22.125 orang.

Gempa 6,2 SR di Aceh juga merusak 15.919 unit rumah, dan 623 unit bangunan fasilitas umum. Puluhan ribu masyarakat korban gempa di Aceh Tengah dan Bener Meriah kini menempati tenda-tenda darurat selain tenda peleton karena rumah mereka rusak berat dan ringan akibat gempa. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya