Berita

Dwight Howard

Olahraga

Main Aman, Eh, Dicibir O’Neal

Respon Kepindahan Howard Ke Rockets
SENIN, 08 JULI 2013 | 09:49 WIB

Keputusan Dwight Howard untuk hengkang dari LA Lakers, kemudian berlabuh di Houston Rockets, disambut dengan cibiran. Pebasket legendaris NBA Shaquille O’Neal mengeluarkan komentar sinis terkait Howard.

Dia mencibir Howard karena tak mampu mengatasi tekanan besar di LA Lakers. O’Neal yang sempat menghabiskan delapan tahun bersama Lakers dan meraih tiga titel juara NBA menilai Howard tak mampu mengatasi tekanan besar di Lakers.

Dia pun melihat langkah yang diambil Howard, tak lain ‘bermain aman’. “Langkah Howard itu sudah diduga. Kami semua pernah berkarier di LA dan tidak banyak orang yang bisa mengatasi sorotan besar. Semua orang ingin bisa melakukannya tapi di sana akan ada tekanan besar. Aku pikir itu adalah langkah aman bagi Howard untuk pindah ke kota kecil seperti Houston. Iya benar begitu, kota kecil,” ujarnya di ESPN.


Sekadar catatan, kontrak Howard dengan Los Angeles Lakers habis akhir musim lalu, membuatnya berstatus free agent. Walhasil, ia pun langsung didekati sejumlah klub seperti Rockets, Dallas Mavericks, Atlanta Hawks, dan Golden State Warriors.

Dengan bergabung ke Rockets, Howard disebut menghadapi kemungkinan penurunan pendapatan. Namun, pemain yang musim lalu mencetak rata-rata 17,1 poin dan 12,4 rebounds per laga di musim reguler itu sudah bulat memilih.

“Saya telah memutuskan untuk bergabung dengan Houston Rockets. Saya rasa inilah tempat terbaik bagi saya dan saya sangat bersemangat untuk bergabung dengan Rockets. Saya mengharapkan sebuah musim yang hebat. Saya ingin berterimakasih kepada para penggemar di Los Angeles dan saya doakan mereka yang terbaik,” imbuh pemain berjuluk ‘Superman’ tersebut di Reuters.

 Howard diangkut ke Lakers pada 2012 setelah delapan tahun membela Orlando Magic. Namun demikian kariernya di Los Angeles tidak terlalu bagus. Pada musim reguler lalu, center berusia 27 tahun ini gagal tampil impresif dengan rata-rata 17,1 poin per game dan 12,4 poin per game.

Catatan ini jelas tidak cukup untuk pebasket bintang sekelas Howard.Puncaknya adalah ketika Lakers langsung tersingkir di babak pertama playoff di tangan runner-up San Antonio Spurs dengan skor 0-4 alias tanpa perlawanan. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya