Berita

foto: NET

Mengapa Al Azhar dan Negara-negara Arab Tidak Berpihak pada Morsy, Sementara Israel Seolah Menyesali dan Amerika Serikat Masih Tidak Pasti

MINGGU, 07 JULI 2013 | 10:19 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Setidaknya ada empat hal menarik yang mengiringi kudeta militer tak berdarah yang dilakukan Jenderal Abdel Fatah El-Sisi hari Rabu lalu (3/7). Dengan cepat kudeta mengambil alih kekuasaan dan memberikan kesempatan kepada tokoh sipil, Ketua Mahkamah Konstitusi Adly Mansour, menjadi presiden sementara hingga pemilihan umum berikutnya.

Universitas Al Azhar yang memiliki tempat istimewa di Mesir termasuk dalam aspek politik serta berpengaruh besar dalam aspek keagamaan di seluruh Timur Tengah dan dunia Islam ternyata tidak berpihak pada Muhammad Morsy yang digulingkan.

"Menurut sejumlah mahasiswa Indonesia yang kuliah di Al Azhar, banyak ulama Al Azhar yang kecewa pada Morsy karena tindakannya mau "mengikhwankan" perguruan tertua di dunia itu," ujar anggota Komisis I DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang sedang berada di Mesir.


Itu adalah keanehan pertama. Keanehan kedua adalah, negara-negara Arab Teluk yang kaya sebagian besar mengisyaratkan dukungan terhadap kudeta. Sementara, ini keanehan ketiga, Israel yang high profile ikut bermain untuk menjatuhkan Presiden Bashar Assad di Suriah nampak low profile di Mesir dan seolah-olah menyesali kudeta militer itu.

"Padahal banyak pihak disini meyakini Israel ikut bermain," ujar Najib dalam pesannya yang diterima redaksi.

Sementara Amerika Serikat yang diyakini berperan besar baik pada situasi normal apalagi  genting dalam percaturan politik di Mesir sampai kini belum menampakkan sikap jelas. Samar-samar memberi kesan positif terhadap langkah militer yang dinilai menyelamatkan bangsa Mesir dari krisis berkepanjangan di bawah kepemimpinan Presiden Morsy. [guh]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya