Berita

KALIBATA CITY/NET

Olahraga

Resahkan Penghuni Apartemen, 60 WNA Diamankan

JUMAT, 05 JULI 2013 | 14:19 WIB | LAPORAN:

Petugas Imigrasi Jakarta Selatan mengamankan sebanyak 60 warga negara asing (WNA) dalam operasi razia yang digelar di Tower Kemuning, Apartemen Kalibata City. Puluhan WNA tersebut dilaporkan telah meresahkan kenyamanan penghuni lain apartemen.

"Jadi, ada surat dari warga atau penghuni apartemen yang ditandatangani sebanyak 59 orang yang menyatakan kalau mereka (WNA) bikin resah penghuni, mengganggu, menggoda, bahkan mengikuti sampai unit serta berbuat tindakan tidak senonoh," ujar Kepala Pengawasan Imigrasi Jaksel, Anggi Wicaksono, Jumat (5/7).

Anggi menyebutkan, sebagian besar WNA berasal dari negara Timur Tengah seperti, Iran, Afghanistan dan Palestina. Sisanya berasal dari Cina, dan negara-negara di Eropa. Beberapa WNA ada yang tidak kooperatif saat razia digelar. Bahkan, lanjut Anggi, beberapa diantara mereka tampak berusaha melarikan diri namun berhasil diamankan.


"Para WNA yang terjaring razia akan kita proses sesuai pelanggaran yang dilakukan," ucapnya.

Meski mereka dapat menunjukkan dokumen lengkap, kata Anggi, jika terbukti meresahkan dan mengganggu penghuni lain tetap akan diproses.

Apartemen Kalibata City memang disinyalir sebagai tempat singgah bagi para WNA. Banyak dari WNA yang tinggal di apartemen itu tidak memiliki dokumen resmi. Karena baru sekitar dua bulan lalu di apartemen yang sama juga dilakukan razia oleh Imigrasi Jakarta Selatan.

"Kami tindak tegas karena sudah diperingatkan melalui operasi lalu, tapi ini berulah lagi dan membuat resah penghuni. Kami akan deportasi sesuai UU 6/2011 pasal 75 tentang Keimigrasian," tegasnya.[wid]
 

 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya