Berita

Marc Marquez

Olahraga

Crutchlow Ingin Marc Rasakan Senggolanya

JUMAT, 05 JULI 2013 | 09:17 WIB

Cerita seru balapan di Sirkuit Assen, Belanda akhir pekan lalu belum usai. Pebalap Honda Marc Marquez yang pada seri-seri sebelumnya kerap merecoki para rival seniornya dengan gaya membalapnya yang agresif, giliran mendapat serangan kontak pertama dari pebalap lain di serie ketujuh balapan MotoGP musim 2013/14 itu.

Insiden senggolan dua pebalap itu terjadi belokan pertama lap terakhir. Kala itu, Marquez tengah berduel dengan rider Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow yang juga mengincar podium kedua. Crutchlow yang terlihat mencoba melewati Marquez, menyentuh ban belakang pebalap Honda Repsol itu hingga nyaris kehilangan keseimbangan dan jatuh.

 Kendati demikian, Marquez berhasil mempertahankan posisi runner-up sampai balapan rampung. Pebalap asal Spanyol itu mengatakan, kejadian seperti itu adalah hal wajar dalam dunia balap.


“Oh! Cal menyenggol!’ Tapi itu bagus, bukan? Hal biasa yang menjadi bagian dari balapan. Biasanya, saya yang menekan, tapi kali itu saya yang berada dalam posisi bertahan,” tuturnya.

Crutchlow yang secara sadar ban depannya menyentuh ban belakang Marquez pun menyatakan, sesekali Marquez harus tahu bagaimana rasanya disenggol pebalap lain. “Saya ingin Marc  merasakan hal yang sama!,” papar Crutchlow.

Meski begitu, rider Yamaha Tech 3 itu menegaskan tak memiliki niatan sama sekali menyenggol Marquez. Menurutnya, motor rookie Honda Repsol itu tiba-tiba terhenti dan terjadilah senggolan itu.

“Insiden itu adalah salahnya! Jelas sekali! Saya tidak berniat menekan posisinya. Saya hanya ingin mengerem di tempat yang biasanya, tapi Marc mengalami masalah pada lengannya dan saya bisa lihat itu, dan insiden itu tak separah Marc dan Dani di Barcelona.” pungkasnya.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya