Berita

ilustrasi/ist

Politik

Wakapolri: Mudah-mudahan Mereka Mengira Dinamit Itu Dodol

RABU, 03 JULI 2013 | 13:29 WIB | LAPORAN:

Hingga kini, Kepolisian belum mengetahui keberadaan 250 dinamit yang raib milik perusahaan tambang PT Batu Sarana Persada itu.

"Saya belum tahu perkembangannya soal dinamit," ujar Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Nanan Sukarna di kantornya, Jl. Trunojoyo No. 3 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (3/7).

Nanan hanya berharap, orang yang mengambil bahan peledak itu tidak mengetahui bahwa itu adalah dinamit yang bisa membahayakan banyak orang.


"Mudah-mudahan mereka salah ngambil dodol. Disangkanya dodol makanan, tapi dodol itu (dinamit)," tandas mantan Inspektur Pengawasan Umum Polri itu.

250 Dinamit itu hilang dalam perjalanan dari Marunda, Jakarta Utara menuju lokasi tambang PT BSP di Cigudeg, Bogor. Bahan peledak itu dibawa dari gudang PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) di Subang dengan menggunakan 4 truk pada Rabu, (26/6) pukul 14.00 WIB. Truk kemudian tiba di lokasi perusahaan (PT BSP), pada Kamis (27/6) pukul 04.00 WIB, dan baru diketahui hilang pukul 06.00 WIB.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa sebanyak 15 orang atas kejadian ini, yaitu satu anggota Brimob, lima orang satpam, empat orang sopir, satu transporter, satu kepala teknisi, dan tiga orang pekerja PT BSP. Selanjutnya, pihak Polisi juga sudah mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan bahan peledak tersebut. [rsn]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya